ABNnews – Misteri di balik surat ucapan terima kasih yang ditulis oleh mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, untuk Kepala BGN yang baru, Nanik S Deyang, akhirnya mulai terkuak ke publik.
Dari balik sel tahanan, Sony melontarkan serangan balik yang sangat sengit dengan menyebut suksesornya itu sebagai pemain asli dalam lingkaran perkara tersebut.
Tudingan panas ini dibongkar langsung oleh kuasa hukum Sony Sanjaya, Elza Syarief. Elza menyebut kliennya merasa dikorbankan lewat fitnah dan menegaskan bahwa Nanik S Deyang yang naik takhta menggantikan Dadan Hindayana pasca-dijebloskan ke sel Kejaksaan Agung (Kejagung) bukanlah sosok yang bersih.
“Pak Sony merasa difitnah oleh ibu (Nanik S Deyang) itu dan Pak Sony bilang dia bukannya bersih-bersih amat, justru banyak permasalahan dari dirinya,” cetus Elza Syarief saat berbincang dengan wartawan senior Don Bosco Selamun dalam tayangan di kanal YouTube Tutur TV, dikutip Sabtu (13/6/2026).
Sebagaimana diketahui, konstelasi di internal BGN berguncang hebat usai tiga pimpinannya berurusan dengan Kejagung terkait kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun di tengah badai hukum tersebut, Nanik S Deyang yang juga petinggi BGN justru melenggang mulus mendapatkan jabatan baru sebagai orang nomor satu di lembaga itu.
“Itu orang benar-benar deh, itu tukang fitnah. Padahal dia itu yang pemain, pemainnya dari bawah sampai itu. Kan yang main tuh dia orang,” ketus Elza menirukan ucapan emosional Sony Sanjaya saat mempertanyakan alasan kliennya mengirimkan surat kepada Nanik S Deyang.
Elza melanjutkan, berdasarkan pengakuan kliennya, Sony Sanjaya selama menjabat hanya fokus berupaya melakukan akselerasi dan percepatan perluasan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Langkah taktis itu diklaim murni demi mengeksekusi instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Melihat manuver Nanik yang kini menduduki kursi empuk Kepala BGN di tengah rontoknya para pimpinan lain, kubu Sony menilai ada ambisi jabatan yang ditutupi dengan cara mendepak rekan sejawat.
“Harusnya dia (Nanik S Deyang) nggak perlu menjelekkan orang lain, minta saja jabatan (ke Presiden Prabowo),” sindir Elza tajam.
Sebelumnya, jagat media sosial sempat dihebohkan oleh unggahan di akun Instagram pribadi Sony Sanjaya, @sonysonjayabd. Sony kedapatan memamerkan foto secarik kertas berisi tulisan tangan yang ditujukan khusus untuk Nanik S Deyang.
Dalam surat bertinta hitam tersebut, Sony menuliskan untaian kalimat satir berupa ucapan selamat atas jabatan baru yang kini diemban oleh Nanik.
Tak hanya itu, tersemat pula ungkapan terima kasih mendalam atas “hadiah” pahit yang disebut-sebut telah diberikan oleh Nanik kepada dirinya.
Ironisnya, foto surat penuh teka-teki itu sengaja diunggah oleh Sony nyaris bersamaan dengan momen ketukan palu penyidik Korps Adhyaksa yang menetapkan dirinya sebagai tersangka resmi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tersebut. Kasus megaproyek ini pun kini terus diusut intensif oleh Kejaksaan Agung.













