banner 728x250

Kasus Nyeleneh! Pria di Penjaringan Diduga Lecehkan Anjing Pengunjung Kafe

Pria di Penjaringan diduga lecehkan anjing pengunjung Kafe (Foto: Ist)

ABNnews – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi tak lazim seorang pria.

Pria tersebut diduga nekat melakukan tindakan pelecehan terhadap seekor anjing milik salah satu pengunjung di sebuah kafe di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kasus nyeleneh ini kini tengah ditangani serius oleh pihak kepolisian yang telah memeriksa terduga pelaku.

Dalam video yang viral di berbagai platform media sosial, pria berbaju merah itu awalnya terlihat sedang berada di sebuah kafe berkonsep pet-friendly yang memperbolehkan pengunjung membawa hewan peliharaan. Pria tersebut tampak bermain-main dengan seekor anjing milik pengunjung lain.

Namun, situasi mendadak berubah menjadi menjijikkan ketika pria itu diduga melancarkan tindakan tidak pantas yang mengarah pada pelecehan terhadap hewan tersebut. Aksi menyimpang itu pun langsung tepergok oleh sang pemilik anjing.

Tak terima peliharaannya diperlakukan secara tidak senonoh, pemilik anjing yang geram langsung melabrak pria tersebut. Tanpa babibu, pemilik hewan bersama warga langsung menyeret terduga pelaku ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut secara hukum.

Kapolsek Penjaringan AKBP Agta Wijaya membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya menegaskan telah memeriksa pria berbaju merah yang diduga melakukan perbuatan menyimpang itu.

Saat ini, penyidik tengah maraton melengkapi berkas perkara serta mengumpulkan keterangan pendukung guna mendalami dugaan tindak pidana.

Mengingat objek perkara yang tidak biasa, polisi pun harus menempuh prosedur khusus dalam proses pembuktiannya dengan melibatkan tim medis hewan.

“Sudah diperiksa, lagi proses pemberkasan. Kemudian, ada keterangan ahli juga, lagi dilengkapi. Ini kan korbannya hewan, jadi ada pemeriksaan-pemeriksaan oleh dokter hewan terkait kondisi hewan tersebut,” kata Agta kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).

Selain berkoordinasi erat dengan dokter hewan untuk memantau serta mengetahui kondisi anjing yang diduga menjadi korban, hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan utama dalam proses penyelidikan.

Di samping pemeriksaan terhadap hewan, pihak kepolisian juga membuka opsi untuk melakukan pemeriksaan medis tambahan berupa tes psikologis dan kejiwaan terhadap terduga pelaku.

Langkah ini dinilai sangat krusial untuk meneropong kondisi mental pelaku serta mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

“Kalau status pelaku, kan baru kemarin pas kejadian itu langsung kita periksa yang bersangkutan, nanti juga mungkin ada rekomendasi pemeriksaan kejiwaan,” beber Agta.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih menutup rapat terkait alasan maupun motif yang melatarbelakangi tindakan pria tersebut. Status hukum pria yang diperiksa pun masih dalam tahap pendalaman intensif alias belum resmi menyandang status tersangka.

AKBP Agta menegaskan penyidik tidak ingin gegabah dan akan segera menggelar perkara secara formal setelah seluruh alat bukti, hasil visum dokter hewan, serta hasil tes kejiwaan dinilai lengkap.

“Belum bisa kita simpulkan, kita main pemberkasan dulu, persiapan naik sidik (penyidikan). Nanti mungkin kalau ada unsur pidananya terlepas ada terkait masalah kejiwaannya, kalau memang bisa naik tersangka kita akan proses lebih lanjut. Kalau kita simpulkan sekarang, kita masih butuh hasil kejiwaan, pemeriksaan korban hewan, dan lainnya,” pungkas Agta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *