banner 728x250

Waspada Hantavirus Tipe HFRS! Kemenkes Siagakan 21 RS Sentinel di 20 Provinsi

Ilustrasi. (Reuters/Dado Ruvic)

ABNnews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyebaran Hantavirus tipe HFRS di Tanah Air.

Tak main-main, sebanyak 21 Rumah Sakit (RS) Sentinel yang tersebar di 20 provinsi kini dalam posisi siaga satu untuk melakukan deteksi dini.

Langkah ini diambil guna memastikan pengawasan ketat terhadap pasien yang masuk dengan gejala-gejala mencurigakan agar penyebaran virus ini bisa ditekan sejak dini.

PLT Dirjen P2P Kemenkes, Andi Saguni, mengungkapkan salah satu gejala utama yang wajib diwaspadai masyarakat adalah munculnya warna kuning pada tubuh pasien (jaundice). Hal ini menjadi krusial karena seringkali dikira sebagai penyakit hati biasa atau leptospirosis.

“Tujuan daripada rumah sakit sentinel ini adalah aktif melakukan surveillance. Jadi jika ada pasien masuk di rumah sakit tersebut, kita melakukan pengamatan bahwa kuning itu bukan hanya karena penyakit hati, bukan hanya karena leptospirosis,” ujar Andi Saguni dalam konferensi pers via Zoom, Senin (11/5/2026).

Untuk membedakan Hantavirus dengan penyakit lain, Kemenkes mengandalkan pemeriksaan PCR. Andi memastikan alat diagnostik yang tersedia saat ini sangat spesifik dan mampu mendeteksi berbagai jenis strain Hantavirus secara akurat.

“Pemeriksaan PCR ini merupakan pemeriksaan yang kita butuhkan. Karena PCR ini jika memang positif, baik tipe HFRS maupun tipe HPS, itu kan harus diketahui strain-nya lebih lanjut melalui pemeriksaan tersebut,” tuturnya.

Andi juga menegaskan bahwa jenis Hantavirus yang terdeteksi di Indonesia adalah tipe HFRS (Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome). Jenis ini berbeda dengan tipe HPS (Hantavirus Pulmonary Syndrome) yang sempat viral menyerang penumpang kapal pesiar rute Argentina-Spanyol beberapa waktu lalu.

“Sampai sejauh ini melalui pemeriksaan PCR, jenis daripada Hantavirus tersebut adalah tipe HFRS, beda dengan HPS yang terjadi di kapal pesiar Honduras tersebut,” tegas Andi.

Kemenkes menjamin seluruh hasil pengujian dan laporan dari RS Sentinel akan terpantau secara real-time. Seluruh data hasil testing PCR telah terintegrasi langsung ke dalam sistem laporan nasional.

“Testing daripada PCR ini itu sudah terkonek atau dilaporkan ke dalam NAR, National All Record,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *