banner 728x250

PBB Harus Tindak Tegas Israel dan Amerika, Indonesia Harus Terapkan Politik Bebas Aktif

M. Din Syamsuddin. (Foto: istimewa)

ABNNews–Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2010; 2010-2015 M. Din Syamsuddin mengatakan, serangan militer Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran adalah bentuk intervensi dan agresi ke teritorial negara lain dan mengganggu kedaulatan negara tersebut.

Serangan tersebut, kata Ketua Umum MUI Pusat 2014-2015 ini tidak dapat dibenarkan (unjustified), melanggar hukum internasional, dan merupakan bentuk terorisme nyata.

“Konflik Israel-Amerika Serikat vs Iran potensial menyulut Perang Regional bahkan Perang Global (Perang Dunia Ketiga), serta memporak-porandakan Dunia Islam,” ujar Din.

Dia meminta negara-negara anggota OKI saatnya untuk menunjukkan solidaritas terhadap sesama anggota dengan menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, dan menentang segala bentuk serangan atas kedaulatan negara Islam.

Menurut Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta ini, saatnya bagi Pemerintah Indonesia sesuai amanat konstitusi untuk menerapkan politik luar negeri bebas aktif, tidak condong kepada Amerika Serikat dan Israel.

“Presiden Prabowo dituntut keberaniannya untuk menegur Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan PM Netanyahu agar tidak bermain api mengobarkan perang karena akan tersulut ke muka sendiri (seyogyanya Presiden Prabowo tidak ke Teheran tapi balik ke Washington DC).”

Disebutkannya, Indonesia dan negara-negara anggota OKI mendesak PBB untuk mencegah perang dan menindak tegas pemimpin negara-negara yang selama ini menjadi “biang kerok” (problem maker) perdamaian dunia sejati yaitu Donald Trump dan Netanyahu.

Din berpendapat, serangan Israel-Amerika Serikat ke Iran sebagai pendukung setia Palestina menunjukkan secara nyata bahwa Board of Peace bikinan Presiden Donald Trump adalah kamuflase agar Israel dapat leluasa menguasai Palestina.

“Terbukti Israel semakin menjajah dan menyerang Palestina dan Anggota Board of Peace justeru bungkam. (Serangan ke Iran adalah bagian dari pelemahan pendukung utama Palestina),” papar Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP).

Nadzar Lendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *