Adu Banteng 2 KA Batu Bara di OKU: Gerbong Terguling, Jalur Kereta Lumpuh Total!

Dua rangkaian pengangkut batu bara mengalami kecelakaan di Stasiun Talangbaru, Kabupaten OKU, Kamis (15/10). (Istimewa)

ABNnews – Tabrakan hebat yang melibatkan dua rangkaian Kereta Api (KA) pengangkut batu bara terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Kamis (15/10/2026) dini hari.

Akibat insiden ‘adu banteng’ dan deretan gerbong yang terguling tersebut, jalur perlintasan kereta di wilayah OKU lumpuh total dan ditutup sementara.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi di area perlintasan Stasiun Talangbaru pada pukul 02.36 WIB.

“Terjadi kendala operasional pada Kereta Api Batu Bara Tarahan (Baratarahan KA 4045 dan KA 4136) di Jalur I Emplasemen Stasiun Talangbaru, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, sekitar pukul 02.36 WIB, sehingga jalur di lokasi tersebut untuk sementara belum dapat dilalui,” tulis KAI dalam keterangan resminya di akun X, Kamis (15/10/2026).

Berdasarkan foto-foto yang beredar di media sosial, terlihat jelas kedahsyatan benturan dua moncong lokomotif yang saling berhadapan di lokasi kejadian. Benturan keras tersebut menyebabkan sejumlah gerbong batu bara terlempar dan terguling hingga melenceng jauh dari lintasan.

Tak hanya itu, kerusakan fisik berupa rel yang bengkok dan bantalan rel yang hancur berkeping-keping tampak memutus akses jalur. Petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta proses evakuasi.

“Saat ini petugas di lapangan sedang melakukan pemeriksaan dan proses penanganan untuk memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api,” kata pihak KAI.

Buntut dari lumpuhnya jalur di Stasiun Talangbaru, PT KAI mengimbau para calon penumpang untuk memantau pembaruan informasi terkini mengenai penyesuaian jadwal operasional maupun layanan tiket.

“KAI mengatakan tiket dan operasional KA yang melintas di Stasiun Talangbaru akan diinformasikan lebih lanjut. KAI meminta penumpang mengikuti arahan petugas,” tegas KAI.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan terima kasih,” tutup pihak KAI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *