ABNnews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat angka fantastis terkait barang milik penumpang yang tertinggal.
Sepanjang Januari hingga September 2026, petugas telah mengamankan sebanyak 3.634 barang tertinggal di area stasiun maupun di dalam kereta api dengan perkiraan nilai total mencapai Rp 4,46 miliar.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membeberkan dari ribuan barang yang ditemukan tersebut, kategori barang berharga mendominasi temuan petugas.
“Rincian barang tertinggal terdiri atas 1.144 barang berharga, 2.232 barang kategori biasa, dan 258 barang kategori makanan,” kata Franoto dalam keterangan resminya, Rabu (14/10/2026).
Lewat sistem dan layanan terpadu Lost and Found, KAI Daop 1 Jakarta mencatat mayoritas barang temuan tersebut telah berhasil diproses dengan baik. Sebanyak 3.491 barang atau sekitar 96,06 persen dari total temuan telah diselesaikan penanganannya.
“Melalui layanan Lost and Found, sebanyak 2.089 barang telah dikembalikan kepada pemiliknya,” jelas Franoto.
Ia menegaskan proses pengembalian barang dilakukan secara teliti. Petugas wajib melakukan verifikasi kepemilikan secara ketat demi memastikan barang berharga tersebut jatuh ke tangan yang benar.
Sementara itu, untuk sisa barang temuan lainnya, sebanyak 75 barang kategori makanan telah dimusnahkan lantaran sifatnya yang mudah basi, serta 1.327 barang lainnya diserahkan kepada lembaga sosial atau kepolisian. Adapun 143 barang tersisa (3,94 persen) saat ini masih dalam proses penanganan petugas.
Bagi pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang di dalam gerbong kereta maupun di area stasiun, Franoto mengimbau agar tidak panik dan bisa langsung melapor kepada petugas terdekat seperti kondektur, customer service, atau personel keamanan (security). Pelanggan juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.
Untuk mempermudah proses pencarian dan verifikasi oleh tim Lost and Found, pelanggan diharapkan menyiapkan dokumen penunjang, antara lain:
* Bukti tiket perjalanan
* Informasi detail rute perjalanan
* Lokasi terakhir barang terlihat/tertinggal
* Ciri-ciri khusus atau bukti kepemilikan barang
“Kami berupaya membantu pelanggan melalui layanan Lost and Found. Namun, menjaga barang tetap dalam pengawasan dan melakukan pemeriksaan sebelum meninggalkan kereta maupun stasiun menjadi langkah utama untuk mencegah barang tertinggal,” pungkas Franoto.












