banner 728x250

Kolaborasi Kemenhub dan InJourney Airports Perkuat Konektivitas Udara di Tengah Tantangan Sektor Penerbangan

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports)

ABNnews – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) terus memperkuat peran bandara dalam menghadirkan kemudahan perjalanan udara masyarakat melalui pengembangan rute penerbangan.

Upaya ini mendapat dukungan penuh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sebagai regulator penerbangan sipil di Indonesia.

Kemenhub dan InJourney Airports secara berkelanjutan meningkatkan konektivitas penerbangan di bandara untuk memastikan kemudahan mobilitas masyarakat serta kelancaran arus barang dan logistik.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan salah satu hasil nyata dari kolaborasi ini adalah pembukaan rute penerbangan internasional di Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung.

Rute tersebut berhasil dibuka di tengah tantangan global di sektor aviasi, di antaranya peningkatan harga avtur sebagai sentimen kondisi geopolitik di Timur Tengah.

“Penerbangan internasional di Belitung ditutup saat pandemi COVID-19. Setelah bertahun-tahun ditutup, baru pada 3 Mei 2026 rute internasional kembali dibuka yakni Belitung – Singapura – Belitung oleh maskapai Scoot. Ini menjadi contoh kolaborasi yang sangat baik, mengingat pembukaan layanan penerbangan berhasil dilakukan di tengah tantangan yang ada.”

“Kami berterima kasih kepada Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub atas kolaborasi dan dukungan dalam mendorong optimalisasi bandara-bandara yang dikelola InJourney Airports agar dapat maksimal dalam berkontribusi terhadap perekonomian dan pariwisata nasional,” ujar Mohammad R. Pahlevi.

Di dalam memperkuat konektivitas penerbangan melalui pembukaan layanan penerbangan ini, Kemenhub dan InJourney Airports berkolaborasi memastikan terpenuhinya seluruh regulasi, persyaratan administratif dan teknis, kesiapan fasilitas bandara, ketersediaan slot time penerbangan di bandara, penerbitan izin rute, hingga dukungan promosi bagi maskapai.

Selain di Bandara HAS Hanandjoeddin, di tengah tantangan yang ada saat ini, Kemenhub dan InJourney Airports juga memperkuat konektivitas di bandara-bandara lainnya seperti Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Untuk pertama kalinya, maskapai Starlux secara perdana akanberoperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai Oktober 2026 melayani rute penerbangan Bali – Taipei.

“Starlux secara perdana beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai rencana pada Oktober mendatang dengan menggunakan pesawat Airbus A320. Ini akan semakin memberikan pilihan bagi wisatawan khususnya di rute Bali – Taipei. Kami berharap layanan ini juga semakin mendukung Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia,” ungkap Mohammad R. Pahlevi.

Penguatan konektivitas penerbangan nasional menjadi fokus InJourney Airports untuk menjadikan bandara sebagai agent of development untuk mendorong pertumbuhan perekonomian dan pariwisata nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *