ABNnews – Timnas Meksiko sukses mengamankan tempat di fase gugur Piala Dunia 2026. Tiket babak 16 besar berhasil disegel oleh skuad El Tri setelah menghajar Timnas Ekuador dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga krusial yang digelar di Stadion Azteca, Rabu (1/7/2026) pagi WIB.
Sejak peluit kick-off ditiup oleh wasit Slavko Vincic, Meksiko yang tampil di hadapan publik sendiri langsung memperagakan permainan agresif.
Anak asuh Javier Aguirre ini mendominasi penguasaan bola (ball possession) dan terus menekan tanpa kompromi, hingga membuat Ekuador kelabakan menahan gempuran.
Terbukti dalam 15 menit babak pertama berjalan, Meksiko sudah membombardir pertahanan lawan dengan melepaskan enam tembakan. Sebaliknya, Ekuador sama sekali belum bisa menciptakan satu pun peluang berbahaya di area penalti tuan rumah.
Ekuador baru bisa melepaskan tembakan pertama mereka setelah laga memasuki menit ke-20. Namun, upaya tersebut langsung diredam oleh skema permainan cepat Meksiko yang terorganisasi dengan rapi.
Stadion Azteca akhirnya bergemuruh pada menit ke-22. Julian Quinones melakukan aksi solo run mematikan yang mengobrak-abrik barisan pertahanan lawan sebelum akhirnya menaklukkan kiper Ekuador. Kecepatan kilat Quinones sukses membawa Meksiko memimpin 1-0.
Unggul satu gol membuat kepercayaan diri Meksiko kian melesat. Mereka terus membangun serangan dinamis dengan memanfaatkan lebar lapangan secara efektif.
Hasilnya, pada menit ke-31, sebuah serangan balik cepat yang diarsiteki Quinones berhasil dituntaskan dengan sempurna oleh Raul Jimenez menjadi gol kedua. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Ekuador berupaya memberikan perlawanan demi mengejar ketertinggalan. Penguasaan bola bahkan sempat berbalik 52 persen berbanding 46 persen untuk keunggulan Ekuador, diiringi dengan meningkatnya intensitas tembakan ke arah gawang Meksiko.
Namun, momentum bangkit tersebut patah selepas jeda rehidrasi (hydration break). Meksiko kembali mengambil alih kendali permainan, memperketat ruang gerak, dan memaksa Ekuador kembali bermain bertahan.
Ekuador nyaris memperkecil kedudukan lewat peluang emas Kevin Rodriguez. Sial bagi tim tamu, sontekan pemain bernomor punggung 11 tersebut masih menyamping tipis dari gawang Meksiko.
Petaka melanda Ekuador di penghujung laga. Piero Hincapie diganjar kartu merah oleh wasit sehingga harus mandi lebih cepat dan memaksa timnya bermain dengan 10 orang hingga laga bubar.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir, skor tetap bertahan 2-0 untuk kemenangan telak tuan rumah. Hasil ini tidak hanya mengantarkan Meksiko melenggang ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, tetapi juga mengulang memori dan pencapaian bersejarah mereka pada edisi legendaris 1986 silam.
Di babak berikutnya, Meksiko kini tinggal menunggu calon lawan mereka, yakni pemenang dari duel sengit antara Inggris kontra RD Kongo yang diprediksi akan menyedot perhatian besar para pencinta sepak bola dunia.












