banner 728x250

Bela Anak yang Dipukul Ibunya, Anggota TNI Pangkat Peltu Malah Dianiaya di Stasiun Depok

Ilustrasi Penganiayaan (Foto: IST)

ABNnews – Nasib malang menimpa seorang anggota TNI AD berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu) di Kota Depok, Jawa Barat. Berniat melindungi seorang bocah yang dipukul ibunya sendiri, personel TNI tersebut malah menjadi korban penganiayaan.

Insiden ini terjadi di Stasiun Depok Baru pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Kabar ini pun dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.

Kejadian bermula ketika Peltu Eko melihat seorang ibu yang bersikap kasar hingga menendang anaknya di depan Stasiun Depok Baru. Tergerak oleh rasa iba, ia mencoba menegur ibu tersebut agar tidak bersikap kejam terhadap sang buah hati.

“Awalnya saya melihat seorang anak dimarahi oleh ibunya sampai dengan menendang, di depan Stasiun Depok Baru. Kemudian saya tegur ibunya ‘jangan begitu bu, nanti ada yang videoin takutnya viral’,” ujar Peltu Eko dalam BAP yang diterima.

Bukannya sadar, ibu tersebut justru merespons dengan ketus, “Biarin, anak-anak saya sendiri!”

Situasi kian memanas ketika ibu tersebut memanggil suaminya. Sempat terjadi adu mulut antara Peltu Eko dan suami pelaku. Meski sudah menjelaskan identitasnya sebagai anggota TNI, suami pelaku justru semakin tidak terima dan menarik kerah baju Peltu Eko.

Tak berhenti di situ, sang ibu berteriak seolah-olah suaminya yang dipukul. Teriakan ini memprovokasi para sopir angkot yang sedang mangkal di lokasi. Massa pun tersulut dan mengeroyok Peltu Eko hingga ia harus diamankan masuk ke dalam stasiun untuk menghindari amuk massa yang lebih parah.

Akibat pengeroyokan tersebut, Peltu Eko harus dilarikan ke RS Brimob untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak kepolisian pun bergerak cepat menanggapi laporan ini.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Hartono, memastikan para pelaku sudah ditangkap.

“Pelaku sudah ditangkap dan diserahkan ke Polres Depok,” ujarnya.

Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Polres Metro Depok untuk penyelidikan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *