banner 728x250

Suami Dinas Luar Kota, Istri Hamil 8 Bulan Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah di Ketapang

Garis polisi di sebuah rumah di Ketapang, ditemukan wanita hamil meninggal. (Foto: Istimewa)

ABNnews – Kabar duka menyelimuti warga Perumahan di Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat Seorang wanita muda berusia 26 tahun ditemukan meninggal dunia di kediamannya dalam kondisi yang mengenaskan.

Tragisnya, korban yang tengah mengandung delapan bulan ini ditemukan dalam kondisi jasadnya sudah membusuk. Diduga, korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga pada Jumat (17/4/2026).

Kisah pilu ini terungkap bermula dari kecurigaan warga sekitar. Pada Jumat siang sekitar pukul 13.00 WIB, seorang saksi mencium bau menyengat yang sangat menyengat dari dalam rumah korban.

Karena merasa janggal, terlebih suami korban diketahui sedang tidak berada di rumah karena sedang menjalankan tugas dinas luar kota, saksi kemudian mengajak warga lainnya untuk melakukan pengecekan.

Saat pintu rumah berhasil dibuka paksa, warga mendapati pemandangan yang memilukan. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa, dengan tubuh yang dilaporkan mulai menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, Iptu Dedy Syahputra Bintang, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar, kami menerima laporan terkait penemuan mayat di salah satu rumah di Jalan Kalinilam. Anggota langsung turun ke TKP dan mengevakuasi korban ke RS Agoesdjam untuk visum,” ujar Dedy, Sabtu (18/4/2026).

Berdasarkan hasil visum sementara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski begitu, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian wanita yang sedang hamil tua tersebut.

Dalam proses penanganan kasus ini, polisi sempat berkoordinasi dengan pihak keluarga korban terkait perlunya dilakukan autopsi. Namun, keluarga korban yang berdomisili di Singkawang menolak tindakan tersebut.

“Untuk autopsi, pihak keluarga tidak bersedia. Mereka meminta jenazah segera diserahkan kepada suami untuk dimakamkan, namun penyelidikan tetap kami lanjutkan,” tegas Dedy.

Diketahui, korban merupakan istri dari seorang anggota TNI. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus untuk memastikan penyebab meninggalnya korban secara pasti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *