ABNnews – Pendakwah kondang KH Anwar Zahid mengalami kecelakaan beruntun di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (10/8/2026) malam.
Insiden tersebut terjadi saat KH Anwar Zahid tengah dalam perjalanan menuju Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, untuk mengisi acara pengajian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian menjelaskan, peristiwa berdarah itu bermula saat mobil Toyota Alphard bernomor polisi S 14X XX yang melaju dari arah Bojonegoro menuju Ngawi dikemudikan oleh santrinya berinisial A (31) bersama KH Anwar Zahid (52).
“Bermula dari mobil Toyota Alphard Nopol S 14X XX yang dikemudikan oleh Saudara A melaju dari arah utara ke selatan,” kata Septian, Selasa (11/8/2026).
Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di area perbaikan jalan wilayah Tinggang, mobil yang ditumpangi KH Anwar Zahid terpaksa berhenti di belakang sebuah truk karena mengikuti antrean sistem buka-tutup jalur.
“Sesampai di TKP utara perbaikan jalan wilayah Tinggang berhenti di belakang truk yang tidak diketahui identitasnya karena menunggu antrean buka-tutup jalur,” ucap Septian.
Nahas, saat kendaraan korban dalam posisi berhenti sempurna, sebuah truk trailer yang dikemudikan oleh WP, pria asal Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah belakang dan langsung menghantam mobil mewah tersebut.
“Secara bersamaan dari arah belakang melaju truk trailer yang dikemudikan oleh Saudara WP. Diduga pengemudi mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak mobil Toyota Alphard,” terangnya.
Kerasnya benturan dari belakang membuat mobil berwarna hitam yang ditumpangi KH Anwar Zahid terdorong hebat hingga menghantam truk lain di depannya.
Akibat kecelakaan beruntun ini, bagian depan dan belakang mobil Alphard tersebut mengalami ringsek parah.
Meski kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah di kedua sisinya, KH Anwar Zahid beserta pengemudinya dipastikan selamat dari maut.
Insiden ini kini tengah ditangani penuh oleh Satlantas Polres Bojonegoro. Mengingat adanya titik perbaikan jalan di jalur tersebut, Septian mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.
“Diimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta mengurangi kecepatan, terutama saat mendekati antrean kendaraan,” pungkasnya.












