Insiden Dirreskrimum Polda Sumbar Pukul Pengendara di Padang: Laporan Dicabut, Propam Stop Usut

Kombes Pol Teddy Fanani dan Bill Irzano Berdamai, Perselisihan Diselesaikan Secara Kekeluargaan di Saksikan Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Susmelawati Rosya (Dok.Humas Polda Sumbar)

ABNnews – Kasus pemukulan pengendara yang melibatkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumbar, Kombes Pol Teddy Fanani (TF), di Padang resmi dihentikan.

Penyelidikan oleh kepolisian hingga penanganan etik di Propam kini distop usai pihak keluarga korban resmi mencabut laporannya setelah kedua belah pihak sepakat berdamai.

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin mengonfirmasi bahwa kasus tersebut tidak berlanjut ke proses penyidikan maupun sanksi etik akibat pencabutan laporan.

“Penyelidikan dihentikan, termasuk dari Propam. Karena sudah dicabut, ya sudah selesai,” kata Solihin saat konferensi pers di Polda Sumbar, Senin (10/8/2026).

Insiden perselisihan hingga kekerasan fisik tersebut sebelumnya terjadi di jalur dua menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Jumat (7/8/2026).

Korban bernama Bill Irzano alias Bili sempat melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib sebelum akhirnya kedua belah pihak memilih jalan damai.

Atas rentetan kasus yang melibatkan perwira menengah di lingkungannya, Brigjen Pol Solihin secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumatra Barat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Kami mewakili jajaran Polda Sumbar menyampaikan permintaan maaf atas tindakan yang dilakukan anggota kami. Polisi merupakan pelayan masyarakat, sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat Sumbar,” ucap Solihin.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memperketat Pengawasan Melekat (Waskat) secara berjenjang kepada seluruh personel agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kalau kami namanya juga manusia, tidak bisa diawasi semua, tetap berjenjang, waskat namanya, pengawasan melekat. Baik secara langsung pengawasannya, lewat WA, Kabid Propam, semua mengawasi,” jelasnya.

Proses komunikasi hingga tercapainya kesepakatan damai antara Kombes Pol Teddy Fanani dan Bill Irzano berlangsung di Suasso Restoran, dekat GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Minggu (9/8/2026) malam.

Pertemuan kekeluargaan tersebut turut didampingi oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Widya Navies.

Perselisihan resmi diakhiri dengan jabat tangan, pelukan hangat, serta penandatanganan surat pernyataan damai di atas kertas perjanjian.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan bahwa perdamaian tersebut lahir murni dari iktikad baik kedua belah pihak tanpa ada tekanan dari pihak mana pun.

“Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan. Kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan, itu yang terpenting. Kesepakatan damai tersebut juga telah dituangkan dalam surat pernyataan,” pungkas Susmelawati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *