banner 728x250

Kantor BGN Digeledah, Sahroni: Bukti Prabowo Nggak Main-main!

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

ABNnews – Langkah berani Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat respons positif dari parlemen.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menilai aksi penggeledahan ini menjadi bukti otentik bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat berkomitmen dan tidak main-main dalam memberantas praktik korupsi.

“Kejagung saat ini menggeledah kantor BGN, ini membuktikan bahwa Presiden enggak main-main dengan mereka yang mau main-main,” tegas Sahroni saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Legislator yang membidangi sektor hukum dan penegakan ini pun meminta pihak Kejagung untuk bergerak taktis. Ia mendesak agar penyidik Jampidsus segera menetapkan status tersangka apabila dalam proses penggeledahan tersebut telah didapati dua alat bukti yang cukup.

“Segera saja tetapkan mereka yang melakukan tindak pidana korupsi untuk memperjelas masalah yang mereka sedang hadapi,” ucap politikus Partai NasDem tersebut.

Sahroni memandang, manuver hukum yang dilakukan Kejagung merupakan wujud nyata atensi besar Presiden Prabowo terhadap segala bentuk pelanggaran hukum. Terlebih, Badan Gizi Nasional merupakan lembaga vital yang mengurusi salah satu program super prioritas dalam pemerintahan saat ini.

Menurutnya, semakin cepat tindakan hukum dilakukan terhadap para oknum yang berani menyalahgunakan kekuasaan, maka akan semakin baik bagi keberlangsungan program negara tersebut ke depan.

“Kalau nanti tidak disikapi oleh aparat penegak hukum, malah lebih bahaya. Programnya bagus, tapi penyaluran tidak sempurna. Ini yang menyebabkan banyak terjadi komplain di masyarakat,” urai Sahroni membeberkan analisanya.

Lebih lanjut, Sahroni menaruh harapan besar agar BGN bisa segera berbenah total. Terutama setelah Presiden Prabowo mengambil langkah kilat mengocok ulang jajaran pucuk pimpinan lembaga tersebut pada Selasa (2/6) malam.

Sebelumnya, pihak Kejagung membenarkan adanya aktivitas penggeledahan di kantor BGN yang berlokasi di Jakarta Pusat pada Rabu pagi.

“Benar,” konfirmasi Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum (Plh Kapuspenkum) Kejagung, Mochamad Jeffry.

Jeffry memaparkan bahwa operasi penggeledahan darurat tersebut digawangi langsung oleh tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Kendati demikian, ia masih enggan membeberkan secara detail terkait perkara korupsi apa yang sedang diusut.

“Nanti secara resmi dirilis,” cetusnya singkat.

Sebagai catatan, penggeledahan ini menggelinding panas tepat setelah Presiden Prabowo mendepak Dadan Hindayana dari kursi Kepala BGN dan melengserkan dua wakilnya, Lodewyk Pusung serta Sony Sonjaya.

Estafet kepemimpinan BGN kini resmi dipegang oleh Nanik S. Deyang selaku Kepala BGN yang baru, didampingi oleh mantan auditor BPKP Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *