banner 728x250

Sambut 200 Ribu Jemaah Haji Mulai Besok, InJourney Airports Siapkan Layanan Prioritas Lansia dan Disabilitas

Foto dok PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports)

ABNnews – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut kepulangan lebih dari 200 ribu jemaah haji ke tanah air yang dimulai esok hari, Senin 1 Juni hingga 1 Juli 2026.

Guna memberikan kenyamanan maksimal, pihak pengelola menyiagakan layanan prioritas khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas di 14 bandara di Indonesia.

Fokus utama InJourney Airports pada fase kepulangan massal ini adalah memastikan seluruh alur kedatangan jemaah berjalan cepat, tepat, dan tanpa hambatan (seamless). Segala kesiapan mulai dari personel lapangan, fasilitas penunjang, hingga koordinasi ketat lintas sektoral kini telah dimatangkan.

“Kami sangat memahami bahwa jemaah haji telah melakukan perjalanan jauh, menjalani penerbangan sekitar 10 – 12 jam dari Tanah Suci ke Indonesia setelah menunaikan ibadah haji, sehingga sangat penting bagi bandara untuk memberikan proses kedatangan yang seamless,” ungkap Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).

Pahlevi memaparkan, skema pelayanan seamless ini mencakup ketepatan penentuan slot time penerbangan, penggunaan jalur taxiway, alokasi parkir pesawat yang strategis, hingga manajemen pengantaran jemaah menggunakan bus dari apron bandara langsung menuju asrama haji.

Rancangan alur kedatangan para tamu Allah ini dipastikan telah disesuaikan dengan karakteristik teknis masing-masing bandara. Skema operasional tersebut didelegasikan melalui koordinasi bersama PPIH, maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Karantina, Imigrasi, serta Bea dan Cukai.

Khusus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang menjadi titik tersibuk, kepulangan jemaah dipusatkan sepenuhnya melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. Terminal ini disterilkan dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang terisolasi agar kenyamanan jemaah terjaga dan alurnya tidak bercampur dengan penumpang reguler.

Pahlevi juga mengingatkan kepada pihak keluarga jemaah bahwa penjemputan dilarang dilakukan di area bandara. Proses penjemputan hanya diperbolehkan di asrama haji debarkasi masing-masing daerah.

Menyadari besarnya jumlah jemaah berisiko tinggi (risti), InJourney Airports menyiagakan petugas khusus di titik-titik krusial pelayanan bandara. Petugas tersebut bertugas memberikan asistensi langsung, seperti mendampingi jemaah yang membutuhkan bantuan kursi roda.

“Jemaah haji lansia dan disabilitas menjadi prioritas layanan. Seluruh fasilitas umum di 14 bandara dipastikan siap, termasuk fasilitas prioritas ramah lansia dan disabilitas. Staf bandara disiagakan di titik-titik pelayanan dan fasilitas untuk memberikan asistensi,” tegas Pahlevi.

Bukan hanya itu, posko kesehatan darurat juga disiapkan di setiap bandara kedatangan untuk melayani jemaah yang membutuhkan tindakan medis cepat akibat kelelahan pasca-penerbangan jauh.

Sebagai informasi, berikut daftar 14 bandara yang melayani fase pemulangan jemaah haji periode 1 Juni – 1 Juli 2026:
1. Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang)

2. Bandara Juanda (Surabaya)

3. Bandara Adi Soemarmo (Solo)

4. Bandara Kertajati (Majalengka)

5. Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar)

6. Bandara Hang Nadim (Batam)

7. Bandara Syamsuddin Noor (Banjarmasin)

8. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang)

9. Bandara Kualanamu (Deli Serdang)

10. Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)

11. Bandara SAMS Sepinggan (Balikpapan)

12. Bandara Zainuddin Abdul Madjid (Lombok)

13. Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh)

14. Bandara Minangkabau (Padang)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *