Kemenhub Bagi-bagi Ratusan Life Jacket hingga Ribuan Buku Pelaut Bebas Biaya di Muara Angke

Foto dok Kemenhub, Life Jacket, Buku Pelaut, Muara Angke, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

ABNnews – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menunjukkan aksi nyata dalam membangun budaya keselamatan pelayaran di kawasan pesisir Ibu Kota.

Dalam agenda Kampanye Keselamatan Pelayaran yang digelar di Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (17/7/2026), Kemenhub membagikan ratusan life jacket hingga ribuan Buku Pelaut Merah secara cuma-cuma kepada para nelayan lokal.

Secara rinci, bantuan yang diserahkan meliputi 150 unit life jacket (di mana 50 unit di antaranya disokong oleh Biro Klasifikasi Indonesia/BKI), 2.216 dokumen Buku Pelaut Merah, serta 6 dokumen e-Pas Kecil untuk legalitas operasional kapal nelayan maritim setempat.

Direktur Ditjen Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa Muara Angke merupakan titik strategis dengan mobilitas kapal perikanan yang sangat padat. Oleh karena itu, tingginya mobilitas tersebut wajib diimbangi dengan kepatuhan hukum terhadap standar keselamatan.

“Kepatuhan terhadap standar keselamatan, kelaikan kapal, penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, serta pemahaman terhadap kondisi cuaca dan alur pelayaran adalah kunci utama dalam mencegah kecelakaan di laut,” kata Masyhud dalam sambutannya di lokasi.

Masyhud menyerukan pesan kuat kepada seluruh ekosistem maritim, mulai dari pemilik kapal, nakhoda, operator, hingga nelayan tradisional agar selalu melakukan pengecekan kelaikan armada sebelum melempar sauh ke laut lepas.

Ia meminta ketegasan para pelaku usaha di laut agar tidak abai terhadap aturan teknis, terutama menyangkut kapasitas angkut kapal dan pemantauan informasi cuaca resmi dari Syahbandar.

Perlindungan penuh terhadap jiwa manusia di laut. Langkah sederhana namun vital sebagai penyelamat pertama saat kondisi darurat terjadi.

“Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap pelayaran, karena tidak ada aktivitas yang lebih penting daripada perlindungan terhadap jiwa manusia,” tegas Masyhud.

Di lokasi yang sama, Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, menambahkan bahwa aksi pembagian bantuan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke ini merupakan program lanjutan.

Sebelumnya, pada Desember 2025 lalu, Kemenhub juga telah menggelontorkan bantuan massal di Pelabuhan Penumpang Kaliadem.

Rekam Jejak Bantuan Kemenhub di Pesisir Jakarta (Desember 2025): 604 unit life jacket & 10 unit life buoy, 2.791 Buku Pelaut Merah & 38 e-Pas Kecil dan 180 paket bantuan sembako.

Kampanye keselamatan pelayaran terpadu ini diikuti oleh 102 peserta lintas sektor, mulai dari jajaran Kemenhub, instansi pemda DKI, asosiasi pelayaran, hingga perwakilan awak kapal wisata.

Acara ini turut dihadiri oleh Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) III, Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, serta perwakilan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI). Kemenhub optimistis sinergi ini mampu menekan angka kecelakaan laut di perairan Jakarta secara signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *