banner 728x250

Gunung Dukono Erupsi Dahsyat, 7 Warga Singapura Berhasil Diselamatkan, 2 Masih Hilang Misterius!

Erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat, 8 Mei 2026. Letusan besar tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik hingga mencapai sekitar 10.000 meter. ( Foto tangkapan layar video: Lexi Djangu Trekker via Facebook/ ig : infogempa dunia )

ABNnews – Tim SAR gabungan bergerak cepat mengevakuasi belasan pendaki yang terjebak di tengah erupsi hebat Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Hingga Jumat (8/5/2026), sebanyak 14 orang berhasil dibawa turun dalam kondisi selamat dari amukan abu vulkanik.

Dari belasan pendaki yang selamat tersebut, tujuh di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura dan tujuh lainnya adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Evakuasi dilakukan secara dramatis mengingat kondisi gunung yang masih aktif mengeluarkan material vulkanik.

Ketujuh WNA Singapura yang berhasil dievakuasi adalah TYME (30), OSS (37), PL (33), LHEI (31), TJYG (30), LYXV (30), dan LSD (29). Sementara itu, tujuh WNI yang juga selamat yakni BB (24), Y (23), S (26), A (22), H (26), FN (27), dan RI (29).

Meski mayoritas sudah berhasil diturunkan, tim SAR masih harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, masih ada dua pendaki asing yang nasibnya belum diketahui.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari atau yang akrab disapa Aam, mengungkapkan bahwa pencarian masih terus dilakukan terhadap dua warga Singapura yang dinyatakan hilang.

“Hingga Jumat siang, masih terdapat dua orang pendaki WNA asal Singapura yang dinyatakan hilang dan dalam pencarian, yakni HWQT (30) dan SMBAH (27),” ujar Aam, Jumat (8/5/2026).

Berdasarkan pendataan sementara, total ada 20 orang pendaki yang berada di kawasan gunung saat erupsi terjadi, yang terdiri dari 9 WNA Singapura, 3 warga asal Ternate, dan 8 warga lokal sekitar.

Dahsyatnya letusan Gunung Dukono kali ini tercatat oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Gunung tersebut meletus hebat pada pukul 07.41 WIT dengan tinggi kolom abu mencapai kurang lebih 10.000 meter di atas puncak!

Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu, hingga hitam pekat dengan intensitas tebal yang bergerak ke arah utara. Hingga saat ini, aktivitas vulkanik dilaporkan masih terus berlangsung dan kondisi di lapangan sangat dinamis.

Otoritas terkait pun mengeluarkan larangan keras bagi masyarakat maupun wisatawan untuk mendekati radius bahaya. Nyawa menjadi taruhannya jika nekat mendekat di saat aktivitas gunung masih berbahaya bagi keselamatan jiwa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *