banner 728x250

Presiden Federasi Sepak Bola Italia Gabriele Gravina Mundur dari Jabatannya

Gabriele Gravina mundur dari jabatan Presiden FIGC. (Foto: istimewa)

ABNnews — Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina meletakkan jabatannya menyusul kegagalan Italia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Gravina mengumumkan pengunduran dirinya di markas besar FIGC di Roma, Kamis (02/04) waktu setempat.

FIGC menyatakan pemilihan presiden baru akan digelar pada 22 Juni mendatang. Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat pengganti, termasuk Giovanni Malago, mantan ketua Komite Olimpiade Italia.

Dampak kegagalan ini diperkirakan meluas. Pelatih kepala Gennaro Gattuso disebut-sebut akan segera menyusul mundur, sementara manajer umum Gianluigi Buffon telah lebih dulu meninggalkan jabatannya.

Pascakegagalan Italia ke Piala Dunia 2026 memicu reaksi keras dari pemerintah. Bahkan Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi secara blak-blakan mendesak Gravina untuk mundur dari jabatannya.

“Sangat jelas bahwa sepak bola Italia perlu dibangun kembali dari bawah dan itu dimulai dengan perubahan di jajaran pimpinan FIGC,” tegas Abodi dikutip dari AFP.

Gravina sempat sempat mengkritik tekanan dari para politisi yang terus mendesaknya mundur. Meski begitu, ia mengakui sepak bola Italia tengah berada dalam krisis yang mendalam.

Gravina sendiri menjabat sejak Oktober 2018, menggantikan Carlo Tavecchio yang mundur setelah kegagalan Italia di play-off Piala Dunia sebelumnya.

Masalah yang dihadapi Italia tak hanya soal prestasi tim nasional. Klub-klub Serie A juga belum lagi meraih gelar Liga Champions sejak 2010.

Diketahui, Italia, yang telah empat kali menjuarai Piala Dunia, kembali tersingkir di babak play-off. Kali ini mereka kalah dramatis lewat adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina pada Selasa lalu. Hasil itu memastikan Italia absen di turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sementara FIGC menyatakan pemilihan presiden baru akan digelar pada 22 Juni mendatang. Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat pengganti, termasuk Giovanni Malago, mantan ketua Komite Olimpiade Italia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *