ABNnews – Kecelakaan maut melibatkan bus pariwisata Chandra Jaya yang mengangkut rombongan karyawan pabrik sepatu asal Mojokerto dengan truk Fuso pecah di Tol Ngawi-Solo.
Aksi tabrakan hebat ini mengakibatkan tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Mochamad Imam Reza mengonfirmasi bahwa satu orang korban tewas seketika di lokasi kejadian.
Sementara itu, dua korban lainnya menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di RSUD dr Soeroto Ngawi.
“Yang satu meninggal dunia di lokasi dan yang dua saat perawatan di RSUD dr Soeroto Ngawi,” terang Imam dikutip detikcom, Minggu (18/10/2026).
Imam menjelaskan, dua korban yang meninggal di rumah sakit tersebut sebelumnya sempat dievakuasi dalam kondisi menderita luka amat berat akibat benturan keras.
Berikut daftar identitas 3 korban tewas dalam insiden maut tersebut:
1. Yoseph Rianto (24), warga Desa Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat menderita luka parah dan pendarahan di kepala.
2. Firnimus Kleofat (67), penumpang truk Fuso, warga Desa Tanah, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Korban menderita luka patah pada kaki kiri dan kanan.
3. Alfred Noo (28), warga Desa Degalea, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Korban menderita jejas dada, hematoma kepala, dan cedera otak berat (COB).
Polisi masih terus mendalami kronologi lengkap serta penyebab pasti kecelakaan lalu lintas yang menimpa rombongan bus pariwisata tersebut.
Apakah Anda ingin memilih salah satu dari rekomendasi judul di atas untuk langsung kita terapkan ke dalam naskah berita ini?












