Husein Sastranegara Bersolek! InJourney Kejar Persiapan Sambut Kembali Pesawat Jet Komersial

Foto dok PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports

ABNnews – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports tengah bersolek dan tancap gas melakukan berbagai persiapan matang di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Langkah ini diambil guna mengoptimalkan kembali fasilitas bandara agar siap menyambut kembali operasional penerbangan pesawat jet komersial serta rute domestik dan internasional.

Langkah strategis ini sejalan dengan kebijakan terbaru Pemerintah melalui Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026.

Berdasarkan surat keputusan tersebut, Bandara Husein Sastranegara kini diberikan lampu hijau untuk melayani operasional penerbangan angkutan udara niaga berjadwal maupun tidak berjadwal, serta penerbangan bukan niaga untuk rute dalam negeri dan luar negeri menggunakan pesawat jet maupun propeller (baling-baling). Hal ini memugar kondisi operasional saat ini yang hanya melayani pesawat jenis propeller untuk rute intra Pulau Jawa saja.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat dengan langsung membentuk tim khusus bernama Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) demi mengawal kelancaran masa optimalisasi ini.

“Persiapan yang dilakukan mengacu kepada Surat Dirjen Perhubungan Udara, di mana ditekankan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan harus memenuhi persyaratan agar optimalisasi berjalan baik dan lancar,” kata Pahlevi dalam keterangan resminya, Rabu (24/6/2026).

Pahlevi juga menyampaikan apresiasi atas sinergi kuat dari berbagai lini sektor pertahanan dan pemerintahan dalam memuluskan rencana ini.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari Kementerian Perhubungan, TNI AU, BP BUMN dan Danantara serta InJourney. Koordinasi intensif juga terus dilakukan dengan seluruh pihak, antara lain Danlanud TNI AU Husein Sastranegara, maskapai, operator ground handling, Imigrasi, Bea Cukai dan pihak-pihak lainnya,” tambahnya.

Untuk menunjang keselamatan operasional pesawat jet komersial yang memiliki kapasitas lebih besar, InJourney Airports melakukan peningkatan pada kapasitas Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) atau tim pemadam kebakaran bandara.

Kategori keselamatan yang semula berada di level 5 kini dinaikkan menjadi kategori 7 melalui penambahan armada Foam Tender atau kendaraan siaga di sisi udara.

Sementara dari sektor keamanan, pos personel Aviation Security (Avsec) akan ditambah guna mencapai sistem pengawasan yang dipersyaratkan. Keamanan bandara ini juga disokong fasilitas modern seperti handheld metal detector, walkthrough metal detector, hingga perangkat CCTV.

Infrastruktur fisik di area pacu kendaraan besi terbang ini juga tak luput dari perbaikan.

“Persiapan juga dilakukan di sisi udara, yakni antara lain pelapisan ulang permukaan landas pacu atau overlay runway pada beberapa sektor untuk mendukung pengoperasian pesawat jet, serta memastikan kesiapan taxiway, serta apron parkir pesawat,” papar Pahlevi.

Beralih ke aspek pelayanan, tahapan perapihan gedung terminal penumpang baik untuk area domestik maupun internasional saat ini sudah mulai berjalan. Bagian visual interior dan eksterior terminal dirombak agar tampil lebih segar.

Pahlevi memastikan bahwa ruang tunggu (boarding lounge) bagi penumpang pesawat didesain sedemikian rupa agar dapat menghadirkan kenyamanan maksimal saat bandara kembali melayani penerbangan jet komersial secara massal.

“Kami akan menghadirkan Bandara Husein Sastranegara yang semakin baik dalam hal pelayanan, visual interior dan eksterior terminal penumpang pesawat, infrastruktur, serta fasilitas, yang tentunya mengedepankan keamanan, keselamatan, pelayanan dan pemenuhan terhadap seluruh regulasi,” tutup Pahlevi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *