ABNnews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Stasiun Pasar Senen sebagai stasiun kereta api jarak jauh dengan pergerakan pelanggan naik dan turun tertinggi alias yang tersibuk di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Angka pergerakan di stasiun ini sukses memuncaki daftar layanan KAI mengungguli berbagai stasiun besar lainnya.
“Pada periode tersebut, Stasiun Pasar Senen melayani 3.155.845 pergerakan pelanggan KA jarak jauh, terdiri dari 1.670.428 pelanggan naik dan 1.485.417 pelanggan turun,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Tingginya mobilitas ini kian menegaskan peran vital Stasiun Pasar Senen sebagai simpul utama perjalanan antarkota dari Jakarta menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa.
Secara bulanan, pergerakan pelanggan KA jarak jauh di stasiun ini konsisten di angka yang gemuk:
* Januari: 622.763 pelanggan
* Februari: 492.511 pelanggan
* Maret: 783.962 pelanggan
* April: 613.383 pelanggan
* Mei: 643.226 pelanggan
Catatan impresif tersebut otomatis menempatkan Pasar Senen di posisi puncak stasiun tersibuk.
Angka pergerakan ini bahkan berada di atas stasiun-stasiun kelas besar lainnya di Indonesia pada periode yang sama, yakni:
* Stasiun Gambir: 2.603.087 pelanggan
* Stasiun Yogyakarta: 2.574.177 pelanggan
* Stasiun Semarang Tawang: 1.736.897 pelanggan
* Stasiun Surabaya Gubeng: 1.547.309 pelanggan
Anne menjelaskan, karakter Stasiun Pasar Senen sangat kuat karena melayani perjalanan masyarakat dari lintas segmen.
Mulai dari perjalanan keluarga, pekerja, pelajar, mahasiswa, wisatawan, pelaku usaha kecil, hingga masyarakat urban yang menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama untuk pulang ke kampung halaman.
“Bagi banyak pelanggan, Pasar Senen menjadi titik awal perjalanan yang dekat, praktis, dan terhubung,” tutur Anne.
KAI memastikan alur pergerakan pelanggan di Pasar Senen diatur secara ketat dan tertata rapi, mulai dari kedatangan di area stasiun, proses boarding, penyampaian informasi perjalanan, hingga keberangkatan kereta api guna menghindari penumpukan massa.
Selain melayani KA jarak jauh, Stasiun Pasar Senen juga melayani Commuter Line Cikarang/Bekasi. Pola perjalanan KRL yang melintasi stasiun ini mencakup Bekasi/Cikarang–Pasar Senen–Kampung Bandan serta arah sebaliknya.
Konektivitas kawasan ini kian mumpuni berkat sokongan akses Transjakarta di Halte Senen. Layanan yang tersedia mencakup BRT Koridor 2 (Pulo Gadung–Monas), rute 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya), rute 7F (Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih), BRT Koridor 14 (Jakarta International Stadium–Senen), serta rute 14B (Tanjung Priok–Senen via JIS).
Berkat akses transportasi publik yang terintegrasi penuh tersebut, pelanggan KA jarak jauh dari Pasar Senen bisa melanjutkan perjalanan menuju pusat kota, kawasan permukiman, pusat perdagangan, hingga destinasi wisata dengan jauh lebih praktis.
Menutup keterangannya, KAI mengimbau pelanggan yang akan berangkat dari Stasiun Pasar Senen untuk datang lebih awal ke stasiun.
Penumpang diminta memeriksa kembali jadwal perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, menyiapkan kartu identitas, mematuhi instruksi petugas, serta selalu waspada menjaga barang bawaan.
“KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tertata bagi seluruh pelanggan. Dengan volume mobilitas yang besar, kedisiplinan pelanggan dan kesiapan layanan menjadi kunci agar perjalanan dari Pasar Senen berjalan lancar,” pungkas Anne.












