Gandeng Mandiri Sekuritas, PLN EPI Bongkar Jurus Investasi Hadapi Volatilitas Pasar

Melalui penguatan literasi keuangan, PLN EPI tidak hanya membangun insan yang unggul secara profesional, tetapi juga mendorong terciptanya budaya finansial yang sehat, sehingga pegawai memiliki ketahanan finansial yang kuat dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi di masa depan.

ABNnews – Guna menghadapi volatilitas pasar dan ketidakpastian global, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng Mandiri Sekuritas untuk membongkar jurus investasi yang tepat bagi para karyawannya.

Langkah ini dikemas lewat agenda Financial Wellbeing Series bertajuk “Economic Outlook: Strategi Investasi Menghadapi Perubahan Ekonomi”.

Acara yang digelar secara daring pada Senin (22/6/2026) ini sengaja dihelat demi menggenjot literasi keuangan sekaligus memperkokoh ketahanan finansial internal perusahaan.

Agenda krusial ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai PLN EPI serta turut dihadiri oleh VP Corporate Banking Mandiri Hebyb Isaaf dan Area Head Tebet Supomo Rizki Meizano.

Direktur Manajemen Human Capital & Administrasi PLN EPI, Dedeng Hidayat, menegaskan bahwa kecakapan dalam mengelola duit pribadi kini telah bergeser menjadi kompetensi wajib bagi setiap pegawai.

Terlebih, tantangan ekonomi saat ini semakin nyata akibat fluktuasi suku bunga, dinamika geopolitik, pergerakan nilai tukar, hingga volatilitas pasar keuangan yang liar.

“PLN EPI memandang literasi keuangan sebagai bagian penting dari pengembangan kualitas sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali pegawai dengan pemahaman yang lebih baik dalam mengelola keuangan, menjaga kesehatan finansial, serta memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangannya,” ungkap Dedeng.

Lebih lanjut, Dedeng memaparkan bahwa kondisi finansial yang sehat dan merdeka akan berbanding lurus dengan performa di tempat kerja. Pegawai diyakini bakal bekerja lebih fokus, produktif, dan mampu mengambil keputusan bijak dalam menghadapi badai perubahan ekonomi.

Dalam membedah strategi bertahan di tengah gejolak pasar, PLN EPI menghadirkan narasumber ahli, yakni Literacy & Education Mandiri Sekuritas, Norman Yudha Aditya Andreswara.

Dalam paparannya, Norman menjelaskan bagaimana riak ekonomi global mulai dari perang geopolitik, pergerakan harga komoditas, melesatnya aset aman (safe haven), hingga pergeseran arus modal global bisa langsung berdampak pada dompet masyarakat domestik.

“Dalam situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian, investor perlu membangun strategi yang disiplin, terdiversifikasi, dan sesuai dengan profil risiko. Pemahaman terhadap instrumen investasi menjadi penting agar keputusan yang diambil tidak hanya berorientasi pada imbal hasil (return), tetapi juga keberlanjutan keuangan jangka panjang,” tegas Norman.

Tak sekadar bicara teori makro, para peserta juga diguyur tips praktis mengenai fondasi dasar perencanaan keuangan pribadi. Mulai dari cara menyusun target finansial yang realistis, trik mengatur anggaran bulanan, mengontrol pos arus kas (cash flow), hingga pentingnya mengunci dana darurat (emergency fund).

Melalui program Financial Wellbeing Series ini, PLN EPI berkomitmen penuh untuk mencetak karyawannya tidak hanya unggul secara profesional di pos pekerjaan mereka, namun juga cerdas secara finansial demi masa depan yang berkelanjutan dan mapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *