Sempat Ditunda Akibat Cuaca Ekstrem, Prancis Sukses Pulangkan Irak dari Piala Dunia 2026

Zaid Ismael, dan Kylian Mbappe, berebut bola selama pertandingan sepak bola Grup I Piala Dunia 2026 antara Perancis dan Irak di Stadion Philadelphia, Philadelphia, pada 22 Juni 2026.(JEWEL SAMAD)

ABNnews – Tim nasional Prancis sukses mengamankan kemenangan mutlak atas Irak sekaligus memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang digelar di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, pada Selasa (23/6/2026) pagi WIB ini sempat diwarnai drama penundaan babak kedua akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras dan petir.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Prancis tampil sangat dominan dengan membombardir gawang Irak yang lebih memilih menumpuk pemain di lini belakang.

Langkah taktis Les Bleus berbuah manis lewat aksi memukau Kylian Mbappe yang mencetak sepasang gol pada menit ke-14 dan 54, serta gol tambahan dari Ousmane Dembele pada menit ke-66.

Kemenangan dengan skor telak 3-0 ini mengantarkan Prancis melenggang ke babak 32 besar dan nangkring di puncak klasemen sementara Grup I dengan raihan enam poin.

Sebaliknya bagi Irak, kekalahan ini membuat mimpi mereka di Piala Dunia 2026 resmi berakhir lebih cepat.

Momentum emas Prancis di paruh pertama sempat terganggu menjelang sepak mula babak kedua. Laga terpaksa ditunda sementara waktu akibat cuaca buruk yang melanda area stadion.

Laporan dari L’Equipe beberapa saat sebelum laga dimulai menyebutkan jika kondisi cuaca ekstrem ini memang sudah diprediksi sebelumnya.

Berdasarkan laporan RMC Sports, pertandingan terpaksa ditangguhkan demi keselamatan pemain karena kondisi lapangan yang tidak memungkinkan. Babak kedua yang awalnya dijadwalkan mulai pukul 06.00 WIB terpaksa mundur.

Para pemain baru diizinkan kembali ke lapangan sekitar pukul 06.30 WIB untuk melakukan pemanasan ulang, sementara petugas stadion bergerak cepat membersihkan genangan air di beberapa titik. Setelah beberapa kali penyesuaian jadwal, peluit babak kedua akhirnya kembali ditiup pada pukul 07.00 WIB.

“Ini adalah kondisi yang sangat khusus. Kami terpaksa mengikuti aturan negara tuan rumah. Kami menghadapi situasi yang tak terduga,” ujar Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo, dikutip dari RMC. “Namun, pembatalan pertandingan tidak pernah dibahas. Semuanya selalu jelas: jeda 30 menit setiap kali terjadi kilat.”

Dua gol yang dilesakkan Kylian Mbappe pada laga ini membawa catatan sejarah baru. Penyerang Real Madrid itu kini telah mengoleksi total 15 gol di panggung Piala Dunia, menyamai rekor gol milik striker legendaris Brasil, Ronaldo Nazario.

Torehan tersebut sekaligus melewati rekor penyerang legendaris Jerman, Gerd Mueller (14 gol), yang sebelumnya sempat disamai Mbappe saat Prancis menghadapi Senegal. Kini, Mbappe hanya terpaut satu gol dari Miroslav Klose (16 gol), dan tertinggal tiga gol dari Lionel Messi (18 gol).

Mbappe kini sah menjadi penyerang asal Prancis paling subur di turnamen empat tahunan ini, melampaui Just Fontaine yang mengemas 13 gol.

Mengingat Prancis masih menyisakan satu laga di fase grup dan babak gugur yang sudah di depan mata, Mbappe berpeluang besar menggusur posisi Messi dari puncak top skor sepanjang masa Piala Dunia sekaligus daftar top skor Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain:

Prancis (4-2-3-1): Mike Maignan; Jules Kounde (Gusto 83′), Dayot Upamecano, William Saliba, Lucas Digne; Manu Kone, Adrien Rabiot; Bradley Barcola (Akliouche 83′), Ousmane Dembele (Doue 68′), Michael Olise (Cherki 68′); Kylian Mbappe (Thuram 90+1′).
Pelatih: Didier Deschamps.

Irak (4-5-1): Ahmed Basil; Merchas Doski, Akam Hashim, Zaid Tahseen (Sulaka 60′), Ali Hussein; Ahmed Qasem, Zidane Iqbal, Amir Alammari (Sher 68′), Zaid Ismael (Amyn 60′), Ibrahim Bayesh (Farji 69′); Aymen Hussein.
Pelatih: Graham Arnold.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *