banner 728x250

Pulang dari Perancis Naik Garuda-1, Prabowo Langsung Gelar Rapat Kilat di Samping Pesawat

Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto tiba di Tanah Air pada Sabtu (30/5/2026) usai melaksanakan kunjungan kenegaraan selama empat hari di Perancis.(YouTube Sekretariat Presiden)

ABNnews – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto akhirnya tiba kembali di Tanah Air usai menuntaskan rangkaian kunjungan kenegaraan selama empat hari di Perancis menggunakan pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1.

Menariknya, begitu menapakkan kaki di landasan, Prabowo tak langsung bergegas pulang melainkan langsung menggelar rapat kilat alias berbincang serius bersama jajarannya di samping pesawat.

Dilihat dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (30/5/2026), burung besi Garuda Indonesia-1 yang membawa Prabowo dan rombongan mendarat mulus di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.07 WIB.

Ketibaan Sang Kepala Negara langsung disambut hangat oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama jajaran pejabat teras yang telah setia menanti di bawah tangga pesawat.

Prabowo sendiri tampak keluar dan turun dari pintu pesawat sekitar pukul 10.17 WIB. Begitu tiba di bawah, momen takzim tersaji saat Prabowo dan Gibran langsung saling melempar hormat komando, disusul dengan jabat tangan erat.

Aksi serupa juga dilakukan Prabowo saat menyalami satu per satu pejabat lain yang ikut menjemput, mulai dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Sebelum beranjak meninggalkan area bandara menggunakan mobil taktis Maung, Prabowo tertangkap kamera langsung mengumpulkan Gibran dan para anak buahnya untuk menggelar diskusi singkat nan intens di samping pesawat terkait hasil lawatannya.

Untuk diketahui, lawatan diplomasi Prabowo ke Negeri Menara Eiffel yang berlangsung sejak Selasa (26/5) hingga Jumat (29/5) kemarin sukses menghasilkan banyak kesepakatan konkret. Mulai dari urusan otot pertahanan, penguatan ekonomi, sektor pendidikan, hingga penyikapan isu geopolitik global.

Saat menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prabowo menegaskan bahwa hubungan bilateral antara Jakarta dan Paris saat ini tengah berada dalam fase emas atau terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara. Kerja sama kedua negara terus melesat di berbagai sektor vital.

“Kita tentunya akan lihat dalam saat yang mendatang kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak,” tegas Prabowo optimistis.

Di sektor militer, Presiden Emmanuel Macron secara khusus menyoroti momentum kedatangan unit pesawat tempur canggih Rafale pertama di Indonesia. Menurut Macron, hal itu menjadi simbol nyata dari kian erat dan mewahnya kemitraan pertahanan kedua negara.

Tak berhenti di situ, Macron mengumumkan bahwa militer Indonesia dan Perancis akan kembali unjuk gigi bersama lewat latihan perang bertajuk Misi Pegasus yang dijadwalkan digeber pada September 2026 mendatang.

“Dalam seluruh bidang, baik pesawat tempur, kemampuan Angkatan Laut Indonesia, kemampuan Angkatan Darat, latihan bersama maupun pelatihan, kami telah membawa kemitraan pertahanan dan keamanan ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” papar Macron bangga.

Selain urusan militer, kunjungan Prabowo ke Paris juga sukses menelurkan kerja sama ekonomi lewat peluncuran France-Indonesia High Level Business Council yang diinisiasi oleh Kadin Indonesia bersama MEDEF International.

Sementara di pilar pendidikan dan budaya, Perancis sepakat memperluas kolaborasi riset, sains, dan teknologi tinggi dalam Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026.

Kolaborasi ini sekaligus melanjutkan cetak biru strategi kebudayaan yang sebelumnya telah dideklarasikan bersama di Candi Borobudur pada Mei 2025 lalu, yang mencakup sektor perfilman, sastra, permuseuman, hingga dunia mode.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *