banner 728x250

Investasi Tembus USD 75,5 Miliar! Singapura Sah Jadi Investor Terbesar di Indonesia

Foto: Kemenko Perekonomian

ABNnews – Indonesia dan Singapura kembali mempererat kemitraan strategisnya lewat pertemuan The 13th Senior Official Meeting of The Six Economic Bilateral Working Group (SOM 6WG) yang digelar Kamis (21/5/2026).

Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk menggenjot investasi dan perdagangan antarkedua negara bertetangga.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi. Sementara itu, kubu Singapura dipimpin oleh Permanent Secretary Ministry of Trade and Industry, Beh Swan Gin.

Pertemuan SOM 6WG ini mengupas tuntas evaluasi di enam Working Group (WG) strategis, mulai dari sektor Batam-Bintan-Karimun (BBK), investasi, transportasi, pariwisata, ketenagakerjaan, hingga agribisnis. Langkah ini diambil agar kedua negara lebih adaptif menghadapi ketidakpastian ekonomi-politik global.

”Kerja sama Indonesia dan Singapura perlu diarahkan kepada upaya menjawab tantangan perkembangan dunia di sektor strategis seperti kawasan industri yang berkelanjutan, pengembangan infrastruktur digital, ekonomi hijau, teknologi pertanian dan pengembangan talenta-talenta digital,” ujar Edi Prio Pambudi dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Batam Meluas Jadi 22 Pulau, Kawasan Industri Kendal Tahap 2 Digeber

Dalam laporan perkembangannya, sejumlah milestone penting berhasil dicapai sepanjang periode 2025–2026. Di sektor BBK dan KEK, terbitnya PP No. 25 Tahun 2025 dan PP No. 47 Tahun 2025 sukses memperluas kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam dari 8 pulau menjadi 22 pulau. Langkah berani ini diyakini ampuh memangkas birokrasi dan melipatgandakan investasi.

Beralih ke sektor investasi, kerja sama difokuskan pada lima lini prioritas. Salah satu kabar hot-nya datang dari Kendal Industrial Park (KIP). Karena Fase 1 sudah penuh sesak oleh investor, pengembangan KIP Fase 2 seluas 1.000 hektare kini resmi digeber demi menampung banjirnya modal asing.

Sektor ekonomi hijau juga tidak mau kalah. Perusahaan raksasa Sembcorp bersama PT SESNA tengah menggarap proyek tenaga surya raksasa berkapasitas 200 MW di IMIP, Sulawesi Tengah, dengan nilai investasi fantastis mencapai USD 210 juta (sekitar Rp 3,3 triliun). Ada juga proyek percontohan mengubah biogas menjadi bio-metanol pertama di Indonesia yang berlokasi di Sumatera Utara.

Garuda-Singapore Airlines Makin Mesra, Petani Muda Terbang Gratis

Di sektor transportasi, konektivitas udara di bawah kerja sama Garuda Indonesia dan Singapore Airlines dipastikan bakal semakin kuat. Sementara dari sektor pariwisata, kedua negara sepakat untuk gencar melakukan promosi bersama untuk wisata kapal pesiar (cruise) hingga paket destination twinning.

Untuk sektor agribisnis, rapor hijau berhasil dicatatkan di mana 11 dari 12 indikator kinerja utama (KPI) berhasil ditembus. Kabar baiknya, lewat program Young Farmers Development Programme (YFDP), sebanyak 13 petani muda berpotensi tinggi asal Indonesia akan diterbangkan ke Singapura pada 7–13 Juni 2026 untuk mengikuti pelatihan gratis yang didanai penuh oleh pemerintah Singapura.

Singapura Kokoh Jadi Investor Nomor Satu di RI

Secara angka, Singapura masih memegang mahkota sebagai mitra utama dagang terbesar ketiga bagi Indonesia, dengan total nilai perdagangan pada tahun 2025 menyentuh angka USD 32,8 milikar.

Bahkan dalam urusan investasi, Singapura tak tergoyahkan sebagai investor asing nomor satu di tanah air. Selama 5 tahun terakhir, total nilai investasi Singapura ke Indonesia menembus angka raksasa USD 75,5 miliar dan sukses membuka lebih dari 820.000 lapangan kerja baru. Khusus pada tahun 2025 sendiri, investasinya mencapai USD 17,4 miliar.

Sebagai penutup pertemuan, kedua pimpinan delegasi resmi menandatangani Summary of Discussion (SoD). Dokumen ini akan menjadi modal utama dan acuan untuk pertemuan tingkat menteri ke-16 yang dijadwalkan cair pada Juni 2026 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *