banner 728x250

Emosi Mertua Ditegur Serobot Antrean BBM, Pria di Makassar Bogem Petugas SPBU Wanita!

Polisi menangkap seorang pria berinisial KM, penganiaya perempuan petugas SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: iNews).

ABNnews – Aksi arogan diperlihatkan seorang pria berinisial KM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. KM nekat menganiaya seorang petugas wanita di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hanya karena tidak terima mertuanya ditegur saat diduga menyerobot antrean pengisian BBM.

Peristiwa beringas tersebut terjadi di SPBU Jalan Galangan Kapal, Makassar. Aksi pemukulan ini bahkan terekam jelas oleh kamera pengawas CCTV hingga menjadi viral.

Dalam rekaman video, pelaku tampak berjalan cepat menghampiri korban lalu melepaskan pukulan keras tepat ke arah wajah korban. Akibatnya, korban mengalami luka lebam serius di bagian kiri wajahnya.

Korban diketahui merupakan seorang perempuan berinisial SF. Saat kejadian, SF tengah menjalankan tugasnya mengatur kelancaran antrean pengisian BBM. SF kemudian menegur mertua pelaku yang kedapatan memotong jalur kendaraan lain demi bisa mengisi bensin lebih cepat.

Bukannya sadar akan kesalahan sang mertua, teguran logis dari SF malah memantik emosi berlebih dari KM. Naik pitam, pelaku langsung mendatangi posisi korban dan tanpa babibu melakukan penganiayaan secara brutal di tengah area SPBU yang sedang ramai.

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk meringkus pelaku yang sok jagoan ini. Usai korban membuat laporan resmi, aparat kepolisian langsung bergerak menciduk KM tanpa perlawanan.

“Saat ini pelaku telah diamankan ke Polsek Tallo dan proses pemeriksaan oleh tim penyidik,” tegas Kapolsek Tallo, AKP Asfada saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/5/2026).

Di hadapan tim penyidik, nyali KM mendadak ciut. Ia telah mengakui seluruh perbuatannya dan berdalih khilaf karena tersulut emosi sesaat demi membela mertuanya.

Lucunya, KM mengaku baru menyadari bahwa petugas SPBU yang dihantamnya itu adalah seorang perempuan setelah insiden pemukulan selesai dilakukan.

AKP Asfada membenarkan kronologi awal yang memicu tindakan kriminal tersebut.

“Setelah menerima laporan pengaduan dari seorang perempuan, inisial SF terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria inisial KM, yang mana berawal pada saat mertua dari pelaku diduga hendak menyerobot antrean pada saat pengisian BBM kemudian ditegur oleh salah satu petugas SPBU yang seorang perempuan,” pungkas Asfada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *