banner 728x250

Warga Kalideres Geger! Muncul Isu Teror Pocong Jadi-jadian, Polisi Langsung Turun Tangan

Ilustrasi Pocong | Via: keepo.me

ABNnews – Jagat media sosial kembali digegerkan dengan isu kemunculan sosok menyeramkan ‘pocong’ di beberapa wilayah.

Paling baru, kabar mengenai adanya teror ‘pocong’ jadi-jadian yang diduga kuat sebagai modus kriminalitas baru mulai menghantui warga di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.

Isu miring tersebut menggelinding liar di platform media sosial. Kehebohan bermula saat seorang netizen mengunggah foto penampakan sosok misterius berbalut kain putih.

Sang pengunggah mengklaim bahwa makhluk yang diduga pocong jadi-jadian itu menampakkan diri tepat di depan rumah neneknya.
Meski begitu, tidak ada penjelasan mendetail mengenai kapan pastinya foto menyeramkan tersebut diambil.

Narasi yang telanjur viral di medsos hanya menyebarkan ketakutan bahwa aksi pocong tersebut berlokasi di Kalideres, Jakarta Barat.

Bukan sekadar isu mistis biasa, narasi yang beredar luas di tengah masyarakat menyebut ada indikasi kuat di balik teror kain putih tersebut.

Muncul dugaan bahwa aksi ‘pocong’ ini sengaja diskenariokan sebagai modus operandi kejahatan jalanan, mulai dari pencurian, perampokan, hingga taktik untuk menakut-nakuti warga sekitar agar situasi lingkungan menjadi sepi.

Menanggapi keresahan warga yang telanjur meluas di dunia maya, pihak kepolisian pun tidak tinggal diam dan langsung bergerak melakukan penelusuran.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang menegaskan bahwa jajarannya tengah menelusuri kebenaran dari kabar yang meresahkan tersebut.

Rihold menyebut, hingga detik ini, pihaknya belum menerima adanya laporan resmi dari warga terkait kerugian materiil akibat isu pocong tersebut.

“Masih kita selidiki dulu. Belum ada (laporan kerugian),” ujar Kompol Rihold saat dihubungi wartawan, Kamis (21/5/2026).

Pihak Polsek Kalideres memastikan akan mengusut tuntas di lapangan apakah foto tersebut murni hoaks atau memang ada oknum yang sengaja berniat jahat memanfaatkan kostum hantu untuk melancarkan aksi kriminal.

“Masih kita pastikan dulu. Anggota masih telusuri di lapangan,” pungkas Rihold.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *