banner 728x250

Modus ‘Bu Ida’ di Bank BRI, Pria Berseragam TNI Sukses Gondol Telur Senilai Rp 7 Juta

Satreskrim Polres Sumedang buru pria berseragam TNI yang menipu warga Pamulihan, Sumedang, Jabar. DOK. TWITTER

ABNnews – Jagat maya, khususnya platform X, tengah dihebohkan dengan aksi penipuan yang menimpa seorang pedagang telur di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

Tak tanggung-tanggung, pelaku yang mengenakan seragam atribut TNI ini berhasil menggasak 250 kilogram telur dengan total kerugian jutaan rupiah.

“Hati-hati terhadap orang ini, kronologinya datang dengan modus membeli telur kepada adik saya sebanyak kurang lebih 250 kg dengan total Rp 7.290.000,” tulis akun @papua_muslim95 menceritakan peristiwa yang menimpa keluarganya tersebut.

Peristiwa bermula pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku mendatangi korban dengan niat membeli telur dalam jumlah besar. Untuk meyakinkan korban, pelaku menjanjikan pembayaran via transfer bank setelah barang tiba di kantor Kecamatan Pamulihan.

Karena pelaku memakai seragam loreng, korban pun percaya begitu saja. Setibanya di lokasi, pelaku berlagak punya otoritas dan sempat mengelabui pegawai kecamatan dengan dalih telur tersebut akan digunakan untuk kegiatan bazar sembako.

Namun, kejanggalan mulai terlihat saat telur yang baru diturunkan justru diminta dipindahkan lagi ke dalam mobil pribadi pelaku, sebuah Honda CR-V putih bernopol F 1147 QL yang diduga kuat menggunakan plat bodong.

Siasat licik pelaku berlanjut. Ia meminta korban pergi ke Bank BRI Unit Cimanggung untuk menemui istrinya yang disebut bernama “Bu Ida” guna mengambil uang pembayaran. Ditemani salah seorang pegawai kecamatan, korban pun meluncur ke bank tersebut.

Apes, setibanya di sana, pihak bank menyatakan tidak ada pegawai dengan nama tersebut. Saat itulah korban sadar telah menjadi korban penipuan. Sementara itu, si TNI gadungan sudah melesat kabur bersama 250 kg telur jarahannya.

Polisi Buru Pelaku yang Diduga TNI Gadungan

Kapolsek Pamulihan, Iptu Tri Sunu Suparjianto, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan laporan sudah masuk. Pihak kepolisian kini tengah mendalami identitas pelaku yang diduga kuat merupakan anggota TNI gadungan.

“Benar di Pamulihan, kejadiannya pada Selasa (14/4/2026). Laporannya sudah masuk ke Polsek Pamulihan, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, Jumat (17/4/2026).

Polisi juga tengah menelusuri keberadaan mobil Honda CR-V putih yang digunakan pelaku sebagai petunjuk utama guna mencegah adanya korban baru dengan modus serupa di wilayah Sumedang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *