banner 728x250

Gila! Jaktim ‘Panen’ 763 Kg Ikan Sapu-Sapu dalam Semalam, Ternyata Mengandung Logam Berat!

Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).

ABNnews – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) bergerak masif membersihkan sungai dari “serbuan” ikan sapu-sapu.

Dalam operasi serentak yang digelar di 10 kecamatan, petugas berhasil menjaring sebanyak 763 kilogram atau 7,63 kuintal ikan invasif tersebut hanya dalam waktu singkat!

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, memimpin langsung operasi ini di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Cililitan, Kramat Jati.

“Sampai dengan hari ini, rekap dari 10 lokasi sebanyak 763 kilogram atau 7,63 kuintal,” kata Munjirin dikutip Antara, Jumat (17/4/2026).

Jumlah fantastis ini merupakan hasil tangkapan sejak Kamis (16/4) sore hingga Jumat pagi pukul 08.45 WIB. Salah satu penyumbang terbesar berasal dari kawasan Cililitan, di mana petugas mengangkat sekitar 200 kg ikan sapu-sapu.

“Di lokasi ini kurang lebih 200 kilogram. Sementara dari sembilan lokasi lainnya masih kami tunggu laporan lengkapnya,” ujar Munjirin.

Operasi ini melibatkan 150 personel gabungan mulai dari Damkar, BPBD, hingga partisipasi warga sekitar.

Nah, buat kamu yang hobi mancing, mending pikir-pikir lagi kalau mau mengolah ikan ini. Pemkot Jaktim mewanti-wanti kalau ikan sapu-sapu di wilayah DKI Jakarta mengandung logam berat yang tinggi, seperti timbal dan merkuri, yang jauh di atas ambang batas aman.

Karena alasan kesehatan itulah, seluruh hasil tangkapan ini dipastikan tidak akan dimanfaatkan, melainkan langsung dimusnahkan dengan cara dikubur.

“Semua harus dikubur. Kami tidak ingin ikan ini dikonsumsi masyarakat karena berbahaya bagi kesehatan,” tegas Munjirin.

Selain urusan kesehatan, operasi ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sungai. Ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif yang bisa merusak populasi ikan lokal.

Munjirin berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke sungai dan tidak mengonsumsi ikan yang tercemar.

Pemkot Jaktim berkomitmen bakal terus memantau dan melakukan pengendalian secara berkala demi mewujudkan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *