banner 728x250

Geger ‘Bocor Halus’ Nama Petinggi Terseret Kasus MBG, Pengacara: Di BAP Ada 26 Lebih

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

ABNnews – Jagat media sosial digegerkan oleh isu ‘bocor halus’ yang memuat daftar nama sejumlah petinggi dan pejabat negara yang diduga terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menanggapi bola liar tersebut, tim kuasa hukum tersangka Sony Sonjaya buka suara dan mengungkap fakta mengejutkan terkait isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Kuasa hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief, mengaku belum mengetahui secara pasti format atau lembaran daftar nama yang telanjur viral di platform digital. Elza menegaskan bahwa daftar asli yang diungkap oleh kliennya sejatinya memuat nama yang jauh lebih banyak, namun statusnya saat ini masih rahasia demi hukum.

“Saya enggak tahu yang beredar tuh kayak apa, karena bukan 20 nama. Yang tertulis 26 dan lain-lain, masih banyak lagi. Jadi, kan itu masih sifatnya Pro Justitia Confidential (rahasia demi hukum),” ungkap Elza Syarief saat dihubungi wartawan, Selasa (9/6/2026).

Elza meluruskan bahwa puluhan nama yang dikantongi mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu bukan berupa dokumen terpisah yang diserahkan ke penegak hukum. Melainkan, seluruh nama tersebut sudah tertuang secara resmi dalam lembar pemeriksaan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).

“(Nama-nama tersebut sudah diserahkan ke Kejagung) Bukan diserahin. Dalam BAP sudah disampaikan, sudah diketik,” terang pengacara senior tersebut.

Sebagai informasi, publik sebelumnya dihebohkan oleh ke permukaan sebuah cuitan viral di media sosial mengenai 20 nama petinggi yang dituding terlibat korupsi proyek andalan pemerintah ini.

Isu tersebut mencuat salah satunya lewat unggahan akun Threads @suzan18706.

“Bocor halus semoga benar adanya… Isunya nama-nama ini yang terlibat korupsi MBG,” tulis akun tersebut dalam takarirnya.

Dalam daftar panjang yang beredar itu, sederet nama pejabat mentereng ikut dicatut. Mulai dari Kepala BGN Nanik S Deyang yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pimpinan dan anggota Komisi IX DPR RI, pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR, Wamendagri Bima Arya, Wamenaker Feri, hingga politisi Ahmad Riza Patria.

Selain politisi pusat, unggahan tersebut juga menyeret beberapa nama figur publik seperti Uya Kuya, Lula Kamal, frasa “2 kolonel usulan AHY”, hingga sejumlah nama pejabat instansi penegak hukum di daerah.

Sebelum isu bocoran nama ini meledak di media sosial, Sony Sonjaya yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung, resmi mengambil langkah hukum strategis. Ia mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) kepada penyidik Gedung Bundar.

Kuasa hukum Sony yang lain, Krisna Murti, mengungkapkan bahwa pengajuan status JC ini dilakukan di rutan tempat kliennya ditahan. Langkah ini diambil karena Sony berkomitmen untuk bertindak kooperatif dan siap membongkar habis siapa saja aktor yang ikut bermain di dalam megaproyek nasional ini.

“Kita baru saja dari rutan untuk mendapatkan pernyataan daripada klien kami, di mana klien kami akan menyatakan bahwa dia melakukan JC. Kenapa kita lakukan JC? Kita bukan menghindar dari permasalahan hukum, tapi kita ingin mengungkap dan kooperatif mengungkap siapa-siapa saja yang terlibat di dalam program unggulan presiden ini,” tutur Krisna Murti kepada awak media, Senin (8/6).

Krisna membenarkan bahwa dalam pemeriksaan awal sebelum kelelahan, kliennya sudah mulai bernyanyi dan menyodorkan lebih dari 20 nama kepada penyidik. Ia memastikan daftar tersebut masih bisa bertambah panjang pada agenda pemeriksaan lanjutan.

“Lebih dari 20 nama itu disebutkan, cuman klien kami bilang itu baru sebagian. Karena break kita dalam pemeriksaan kemarin klien kami cukup lelah, dan kami aman ada pemeriksaan lanjutan gak tahu kapan, penyidik akan memberitahu kita dan (Sony) akan mengungkap ya. Kemarin bilang baru sebagian saja nama-nama itu,” pungkas Krisna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *