banner 728x250

Bantah Keras, Demokrat Sebut Isu ‘Kolonel Usulan AHY’ di Kasus BGN Sebagai Fitnah

Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

ABNnews – DPP Partai Demokrat membantah keras kabar burung yang mengaitkan nama Ketua Umum mereka, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam pusaran kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN).

Isu miring yang menyeret frasa “2 orang Kolonel usulan AHY” itu dipastikan sebagai fitnah yang keji dan sama sekali tidak memiliki dasar kebenaran.

Geger isu ini pertama kali mencuat setelah beredarnya sebuah unggahan di media sosial yang memuat daftar nama krusial terkait kasus dugaan korupsi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Nama AHY secara mengejutkan terseret ke dalam daftar lebih dari 20 nama yang diduga kuat sempat disebut-sebut oleh mantan Wakil Ketua BGN, Sony Sonjaya.

Merespons bola liar tersebut, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, langsung pasang badan.

Ia menegaskan bahwa bosnya tersebut sama sekali tidak memiliki hubungan, benang merah, maupun interaksi apa pun dengan sosok Sony Sonjaya.

“Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak mengenal Saudara Sony Sonjaya. AHY tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan saudara Sony Sonjaya,” kata Herzaky dalam keterangan persnya, Rabu (10/6/2026).

Herzaky memastikan, AHY tidak pernah mengintervensi, mengusulkan, ataupun memberikan rekomendasi apa pun kepada Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan kedinasan lainnya, baik secara langsung maupun lewat perantara.

“AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, ataupun meminta dukungan kepada Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung,” tegas Herzaky.

Lebih lanjut, Herzaky menilai unggahan yang beredar luas di jagat maya tersebut sebenarnya tidak menjelaskan secara rinci siapa sosok spesifik yang dimaksud dengan frasa “AHY” maupun “2 Orang Kolonel” tersebut. Namun, jika tudingan miring itu sengaja diarahkan untuk mendiskreditkan sang Ketum Demokrat, ia memastikan informasi itu hoaks.

Herzaky pun tanpa ragu menyebut pengaitan nama AHY dalam kasus korupsi tersebut sebagai tindakan fitnah semata.

“Karena itu, frasa ‘2 orang Kolonel usulan AHY’, jika yang dimaksud menyangkut Agus Harimurti Yudhoyono, maka hal tersebut dapat dipastikan sebagai fitnah dan sama sekali tidak mengandung kebenaran,” cetusnya berapi-api.

Kendati meradang, Partai Demokrat memastikan pihak internalnya tetap menghormati kebebasan pers serta mendukung penuh kerja-kerja jurnalistik yang profesional. Meski begitu, mereka mewanti-wanti agar setiap informasi sensitif yang dilempar ke publik harus melalui proses verifikasi yang ketat.

“Namun, kami berharap setiap informasi yang menyebut nama individu maupun institusi disampaikan secara akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta yang terverifikasi,” pinta Herzaky.

Di sisi lain, perkembangan kasus dugaan korupsi jatah makan bergizi ini kian memanas. Tersangka Sony Sonjaya dilaporkan telah resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) kepada pihak Kejaksaan Agung (Kejagung).

Melalui kuasa hukumnya, pengacara senior Elza Syarief, Sony dinyatakan siap bekerja sama dan bernyanyi guna membantu tim penyidik membongkar keterlibatan pihak-pihak lain yang diduga ikut terlibat.

“Yang tertulis 26 dan lain-lain, masih banyak lagi. Jadi, kan itu masih sifatnya, eh, pro-justicia, confidential,” ungkap Elza Syarief saat ditemui wartawan, Selasa (9/6).

Elza meyakinkan bahwa sejumlah nama yang dimaksud kini sudah disodorkan langsung oleh Sony Sonjaya dalam proses pemeriksaan di hadapan penyidik, dan seluruhnya telah dituangkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Kendati demikian, Elza masih mengunci rapat identitas nama-nama tersebut kepada publik karena menghormati proses hukum yang masih berjalan di Gedung Bundar Kejagung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *