banner 728x250

Siap-siap Macet! Ruas Tol Jakarta-Tangerang dan Cawang-Pluit Diperbaiki Mulai Hari Ini

Sejumlah ruas Tol Jakarta-Tangerang dan Cawang-Tomang-Pluit diperbaiki 8-16 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

ABNnews – Para pengguna jalan tol di wilayah Jakarta dan sekitarnya diimbau bersiap-siap menghadapi potensi kemacetan. Pasalnya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) resmi memulai proyek rekonstruksi perkerasan jalan di sejumlah titik strategis Ruas Tol Jakarta–Tangerang serta Ruas Tol Cawang–Tomang–Pluit mulai Senin (8/6/2026) hari ini.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P Hutabarat, membeberkan bahwa proyek perbaikan infrastruktur jalan ini akan berlangsung secara bertahap sepekan ke depan hingga 16 Juni 2026 mendatang.

Jadwal pengerjaan sengaja disiasati dengan menyesuaikan kondisi riil lalu lintas di lapangan. Langkah ini diambil guna meminimalkan penumpukan kendaraan yang parah sekaligus menjaga aspek keselamatan selama pekerjaan berlangsung.

“Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap mulai 8 hingga 16 Juni 2026,” ungkap Suchandra dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2026).

Untuk Ruas Tol Jakarta–Tangerang, pekerjaan rekonstruksi tersebar masif di belasan titik krusial, termasuk area Off Ramp Kembangan.

Guna memecah kepadatan, jam kerja dibagi menjadi dua skema waktu:

1. Skema Jam Kerja Pukul 08.00 WIB s.d 05.00 WIB (Keesokan Hari):
* KM 24+120, KM 24+040

* KM 23+180, KM 23+135

* KM 17+670, KM 17+880, KM 17+980

* KM 14+968 sampai KM 15+022


2. Skema Jam Kerja Off-Peak Hours (Pukul 22.00 WIB s.d 05.00 WIB):
* KM 21+820, KM 21+770, KM 21+750, dan KM 21+695


Sementara itu, untuk perbaikan di area Off Ramp Kembangan, pengerjaan kilat akan diselesaikan pada malam hari mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB dini hari.

Tidak hanya jalur ke arah Tangerang, PT JMTM juga sudah menjadwalkan rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Dalam Kota (Cawang–Tomang–Pluit).

Titik penanganan berada di KM 00+300 hingga KM 10+830 Jalur B Lajur 1 dengan panjang area perbaikan mencapai 95 meter. Proyek di jalur sibuk ini dijadwalkan memakan waktu selama tiga hari, yakni mulai tanggal 12 hingga 14 Juni 2026.

Suchandra berharap masyarakat dapat memaklumi ketidaknyamanan sementara ini demi mendapatkan kualitas layanan jalan tol yang lebih mantap dan nyaman ke depannya.

“Melalui pekerjaan rekonstruksi yang dilaksanakan secara terencana dan terukur, kami berharap kualitas layanan jalan tol dapat terus terjaga serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” tambahnya.

Guna mengantisipasi kemacetan total, PT JMTM bersama pihak pengelola jalan tol dipastikan bakal menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pengerjaan.

Pengendara diimbau mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu-rambu petunjuk, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *