ABNnews – Istri Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Agustina Hastarini (akrab disapa Tina Astari), jadi sorotan usai beredar surat Kementerian UMKM yang meminta dukungan dan pendampingan “misi budaya” ke enam negara Eropa plus Turki.
Dalam surat bertanggal 25 Juni 2025 dan ditandatangani Sekretaris Kementerian UMKM Arif Rahman Hakim, Tina tercatat sebagai “Peserta Kunjungan Istri Menteri UMKM RI”.
Surat itu memuat jadwal perjalanan 30 Juni–14 Juli 2025 ke Sofia, Brussel, Paris, Bern, Roma, Den Haag, dan Istanbul. Publik mempertanyakan legalitas, etika, hingga potensi penggunaan fasilitas negara karena Tina bukan pejabat struktural—hanya Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemenkop UKM.
Lewat akun Instagram @tina.astari, Tina menegaskan perjalanan tersebut biaya pribadi dan bukan kedinasan.
“Saya mendampingi putri saya (12) yang tampil di Euro Folk 2025. Hotel, transport, konsumsi kami bayar sendiri; dana sudah disiapkan sejak Mei,” tulisnya, Minggu (6/7).
Tina juga mengaku tak tahu-menahu soal pembuatan surat permohonan dukungan ke KBRI. Bukti pembayaran, kata dia, sudah diserahkan ke suaminya untuk dibawa ke KPK sebagai bentuk transparansi.
Sehari sebelumnya (4/7), Maman Abdurrahman mendatangi Gedung Merah Putih KPK sambil membawa setumpuk dokumen.
“Ini inisiatif pribadi. Saya ingin bertanggung jawab kepada negara,” ujar Maman, Sabtu (5/7).
Maman mengaku tak pernah memerintahkan pembuatan surat tersebut. Ia tak mempersoalkan kritik warganet.
“Kontrol publik itu wajar. Daripada polemik, saya bawa bukti ke KPK,” tegasnya.
Hingga kini, Kementerian UMKM belum merinci lebih jauh siapa yang membuat dan mendistribusikan surat itu. Sekretaris Kementerian UMKM, Arif Rahman Hakim, belum memberikan pernyataan resmi soal keaslian dan prosedur penerbitannya.













