banner 728x250

Miris! 20 SMP Swasta di Gunungkidul Tak Kebagian Satu pun Murid Baru

Ilustrasi. Foto: TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR

ABNnews – Sebanyak 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak mendapatkan satu pun murid baru pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026.

“Total ada 106 SMP, baik negeri maupun swasta. Yang tidak dapat murid ada 20 SMP swasta,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta, Senin (7/7/2025).

Menurut Agus, hingga saat ini pihaknya belum bisa merinci sekolah mana saja yang mengalami kekosongan murid. Data resmi baru akan diketahui setelah proses pendaftaran dan daftar ulang berakhir pada 9 Juli 2025.

Kuota vs Jumlah Lulusan SD Tak Seimbang

Agus menjelaskan, salah satu penyebab utama kekosongan murid di sejumlah sekolah swasta adalah ketidakseimbangan antara kuota penerimaan siswa dan jumlah lulusan SD yang tersedia.

“Kuota penerimaan mencapai 9.216 murid. Sementara jumlah lulusan SD cuma 7.903 anak. Jadi jelas ada selisih,” jelasnya.

Idealnya, satu rombongan belajar (rombel) harus berisi 32 siswa. Dengan jumlah lulusan yang terbatas, banyak sekolah, terutama swasta, kesulitan mendapatkan murid.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, memastikan bahwa pelaksanaan PPDB tahun ini berjalan lancar. Ia menyebut tidak ada kendala teknis selama proses pendaftaran berlangsung.

“Semua berjalan lancar. Sosialisasi, server, dan aplikasi semua aman terkendali,” kata Nunuk.

PPDB Gunungkidul dibagi dalam beberapa jalur. Jalur prestasi dibuka pada 23–25 Juni, jalur afirmasi dan mutasi orangtua pada 30 Juni–2 Juli, dan daftar ulang dilakukan 7–8 Juli 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *