ABNnews – Kerja keras berburu ringgit di Malaysia berujung nestapa bagi Sarji, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Ponorogo, Jawa Timur.
Merasa dikhianati usai mengendus dugaan perselingkuhan sang istri, Sarji nekat menyewa alat berat ekskavator untuk meratakan rumah hasil keringatnya serta melayangkan gugatan cerai.
Aksi ekstrem pria asal Desa Sidowayah, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo tersebut mendadak viral di media sosial setelah rekaman video ekskavator merobohkan bangunan bernilai sekitar Rp 250 juta itu beredar luas.
Selama memeras keringat di perantauan, Sarji teratur mengirimkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, membiayai anak mereka yang berusia enam tahun, hingga membangun rumah megah di atas tanah milik istrinya, Puji Lestari.
Namun, pengorbanan dan jerih payah Sarji dibalas kekecewaan mendalam. Sarji mengetahui bahwa Puji diduga berselingkuh dengan pria lain. Bahkan, sang istri dikabarkan sudah dua kali digerebek warga setempat saat berduaan dengan pria idamannya.
Didorong rasa sakit hati dan kecewa atas pengkhianatan rumah tangganya, Sarji yang masih berada di Malaysia berinisiatif memesan alat berat ekskavator untuk merobohkan rumah yang didirikannya dari nol tersebut hingga rata dengan tanah.
Aksi pembongkaran rumah ini menyedot perhatian warga sekitar yang menyaksikan langsung detik-detik robohnya bangunan tersebut.
“Cari uang di negaranya orang, uang dikirimkan untuk bangun rumah, membiayai anak, kalau memang seperti itu kan orang bisa marah,” ujar salah seorang warga sekitar, Panut Hariyanto.
Tak cukup hanya merobohkan rumah hingga tak berbekas, Sarji juga mantap mengakhiri masa depannya bersama Puji. Proses perceraian keduanya kini resmi diajukan dan tengah dalam penanganan Pengadilan Agama Ponorogo.












