Tantang Menhub dan Dirut KAI, Prabowo Perintahkan Proyek Kereta Trans-Sumatera Segera Dimulai!

Presiden Prabowo Subianto berpidato saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kamis (30/8/2026).(YouTube.com/Sekretariat Presiden)

ABNnews – Presiden Prabowo Subianto menantang Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin untuk segera mengeksekusi proyek pembangunan jalur kereta api Trans-Sumatera.

Prabowo menargetkan seluruh wilayah Sumatera terhubung lewat rel kereta dari titik paling selatan hingga titik paling utara.

Perintah sekaligus tantangan tegas tersebut dilontarkan Prabowo di sela-sela acara peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

“Habis ini, Trans Sumatera railway, dari Bandar Lampung ya, mana titik paling selatan? Titik yang paling selatan, Bakauheni sampai titik paling utara. Bisa, KAI? Bisa, Menteri Perhubungan?” ujar Prabowo di lokasi.

Mendengar instruksi langsung dari Kepala Negara, Dudy Purwagandhi dan Bobby Rasyidin yang berada di lokasi kompak memberikan respons positif dengan anggukan kepala mantap.

Sambil berseloroh, Prabowo menegaskan bahwa dirinya memang sengaja memberikan tugas berskala raksasa kepada jajarannya. Tak berhenti di Sumatera, ia meminta proyek rel kereta api Trans-Kalimantan juga bisa digarap secara bersamaan.

“Tugas harus dikasih yang berat, jangan kasih yang ringan-ringan. Habis Trans-Sumatera nanti Trans-Kalimantan, kalau bisa bersamaan kita mulai,” tegas Prabowo.

Prabowo meyakini mega proyek transportasi berbasis rel ini sangat mungkin direalisasikan lantaran Indonesia merupakan negara yang besar, kuat, dan makmur.

“Kita buktikan Indonesia menghadapi masa depan dengan optimis, dengan gembira, dengan semangat, tanpa melupakan sejarah. Sejarah penting bagi kita, bagi kepribadian kita, bagi masa depan kita,” terangnya.

Di akhir amanatnya, Prabowo turut mengingatkan para pejabat publik agar selalu memiliki mimpi dan cita-cita besar untuk kemajuan bangsa.

“Gantungkan cita-cita kita setinggi langit, itu kata-kata presiden kita yang pertama. Kalau enggak sampai ke langit, minimal kita jatuh di antara bintang-bintang,” pungkas Prabowo mengutip pesan legendaris Soekarno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *