ABNnews – Pemerintah Arab Saudi membidik sektor udara hingga kereta api dengan mengajak Indonesia melakukan kolaborasi logistik secara besar-besaran.
Minat investasi di sektor transportasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser, saat menggelar pertemuan bilateral di kantor Kementerian Perhubungan.
Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi, membeberkan hasil pertemuan produktif tersebut saat sesi wawancara bersama media di kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta, Senin (13/7/2026) malam.
“Tadi dibicarakan khususnya berkaitan dengan transportasi udara dan juga transportasi laut termasuk beberapa rencana atau keinginan Saudi untuk melakukan investasi di bidang transportasi kelautan,” ungkap Menhub Dudy dikutip antara, Selasa (14/7/2026).
Dudy menjelaskan, Menteri Saleh sengaja menyambangi kantornya pada Senin siang demi membahas penguatan kerja sama konektivitas antar-negara. Menhub menegaskan, Indonesia menyambut baik komitmen investasi dari negara kaya minyak tersebut.
“Ini sebuah langkah yang sangat baik dan kami sangat terbuka terhadap investasi yang ingin dilakukan oleh pemerintah Saudi maupun perusahaan-perusahaan Saudi,” ucapnya optimistis.
Selain urusan bisnis transportasi udara dan maritim, kedua menteri juga memanfaatkan momentum ini untuk membahas peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji asal Indonesia. Isu efisiensi anggaran perjalanan haji menjadi salah satu poin krusial yang ikut digodok.
“Pada intinya bahwa kita ingin supaya pelayanan haji dapat dilakukan dengan baik dan juga kita ingin bisa melakukan efisiensi terhadap biaya-biaya perjalanan haji yang kita bicarakan dengan pemerintah Saudi,” sambung Dudy.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Saleh menegaskan bahwa kunjungannya ke Jakarta kali ini merupakan momentum emas untuk memperluas jangkauan kolaborasi logistik. Ia melihat ada potensi raksasa yang belum tergarap optimal di sektor udara, laut, perkeretaapian, hingga kerja sama antar-pelaku usaha (B2B).
Tak main-main, Menteri Saleh membeberkan bahwa dirinya bersama Menhub Dudy tengah mematangkan sejumlah Nota Kesepahaman (MoU) komprehensif di berbagai lini transportasi, yang ditargetkan rampung dan diteken dalam waktu dekat.
Pertemuan strategis tersebut juga membuka ruang pertukaran keahlian teknologi perkeretaapian hingga rencana penambahan frekuensi penerbangan internasional antar kedua negara melalui maskapai nasional Arab Saudi.
“Kami telah membahas sejumlah nota kesepahaman (MoU), baik di bidang transportasi laut, perkeretaapian, transportasi udara, maupun bidang kerja sama lainnya. Proses penyelesaiannya akan dilanjutkan pada periode mendatang agar kedua belah pihak dapat segera menandatanganinya,” pungkas Menteri Saleh.












