Targetkan 100 Juta UMKM Unggul di 2030, APKLI-P Rajut Sinergi Bareng MUI

Ketua Umum APKLI-Perjuangan, dr. Ali Mahsun bersama Sekjen MUI Pusat, DR Buya Amirsyah Tambunan/Istimewa

ABNnews – Demi mengejar target ambisius mencetak 100 juta UMKM unggul pada tahun 2030, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P) resmi merajut sinergi strategis bareng Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Langkah kolaboratif ini diambil untuk memperkuat posisi pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Dukungan penuh tersebut ditegaskan langsung oleh Sekjen MUI Pusat, Buya Amirsyah Tambunan, saat menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus APKLI-P yang dipimpin oleh Ketua Umum dr. Ali Mahsun di Jakarta, Senin (13/7/2026).

Buya Amirsyah memastikan pihaknya siap berdiri tegak mengawal eksistensi ekonomi rakyat. Sektor informal seperti PKL dan UMKM yang kini berjumlah 64,5 juta unit usaha tercatat menyumbang hingga 61 persen PDB nasional serta menyediakan 117 juta lapangan kerja bagi masyarakat luas.

“Kami fokus pada penguatan ekonomi umat. Melalui Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU), MUI akan berkonsentrasi memperbesar akses pembiayaan modal usaha, meningkatkan kualitas SDM, serta melakukan pendampingan berbasis syariah untuk PKL, UMKM, dan koperasi,” jelas Buya Amirsyah.

Guna mematangkan langkah konkret tersebut, Buya Amirsyah mendorong agar APKLI-P dan LPEU MUI segera meresmikan kerja sama kerja mereka. Tak hanya itu, ia juga mengundang secara khusus jajaran pengurus APKLI-P untuk menghadiri agenda penting keagamaan nasional.

“Saya undang APKLI-P hadir dan mensukseskan Kongres Umat Islam Indonesia pada 24–26 Juli 2026. Banyak hal terkait ekonomi rakyat akan direkomendasikan ke pemerintah,” tambahnya.

Buya Amirsyah juga mengonfirmasi kesiapannya untuk hadir langsung pada perhelatan akbar Munas VI APKLI-P yang akan digelar di Asrama Haji Jakarta pada 27–29 Agustus 2026 mendatang.

Kehadiran MUI dalam pusaran aktivitas ini mempertegas komitmen lembaga tersebut untuk tidak hanya bergerak di ranah spiritual, tetapi juga mengawal ketat urusan isi piring dan dompet rakyat kecil agar bisa naik kelas.

Merespons komitmen besar tersebut, Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Sinergi ini ia nilai sebagai batu loncatan yang sangat krusial dalam menyongsong puncak bonus demografi Indonesia pada tahun 2030.

“Kehadiran Sekjen MUI pada Munas VI APKLI-P adalah kehormatan bagi kami. Lebih dari itu, kami juga akan hadir dan mensukseskan Kongres Umat Islam Indonesia,” ujar dr. Ali Mahsun.

Bagi Ali, kolaborasi erat dengan MUI ini jauh melampaui urusan formalitas birokrasi semata. Langkah ini dipandang sebagai momentum emas untuk mempertebal proteksi ekonomi rakyat di tengah hantaman kompetisi global yang kian dinamis.

“Kami percaya, dengan dukungan MUI, PKL dan UMKM akan lebih siap menghadapi tantangan zaman,” pungkas Ali optimis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *