ABNnews – Pemerintah China melalui kedutaan besarnya mengumumkan sebuah gebrakan baru di wilayah timur Indonesia.
Pihak Negeri Tirai Bambu tersebut berencana membangun pusat sekolah vokasi serta pusat pengembangan padi dengan teknologi tinggi di Papua, sebagai bagian dari kerja sama konkret untuk mendongkrak kualitas hidup masyarakat setempat.
Pernyataan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong, yang baru saja menyelesaikan kunjungan kerjanya dari bumi cenderawasih.
“Saya baru saja kembali dari Papua. Jadi kami juga akan membangun pusat sekolah vokasi di sana, dan pusat padi yang dirancang untuk menggunakan teknologi China,” ujar Wang dalam keterangannya yang dikutip Jumat (12/6/2026).
Wang memaparkan, proyek pembangunan sarana pendidikan pertanian dan keterampilan ini sengaja dirancang untuk menyasar sektor-sektor yang dapat memberikan dampak instan dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat akar rumput.
“Ini untuk meningkatkan produksi beras di wilayah tersebut. Jadi ada banyak hal yang bisa kita lakukan bersama untuk masyarakat Indonesia,” lanjutnya menjanjikan adanya peningkatan ketahanan pangan di Papua.
Lebih lanjut, Wang menegaskan bahwa jalinan kemitraan bilateral antara Jakarta dan Beijing kini telah naik kelas. Hubungan kedua negara diklaim tidak lagi melulu bertumpu pada sektor perdagangan konvensional atau investasi korporasi raksasa semata, melainkan mulai bergeser ke arah penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pemenuhan kebutuhan sosial.
Langkah ini dinilai penting agar investasi dan kerja sama ekonomi yang terjalin bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara inklusif.
“Masyarakat selalu menjadi fondasi dari hubungan ini. Dan selamanya, masyarakatlah yang harus mendapat manfaat dari hubungan bilateral dan kerja sama kita,” pungkas Wang menutup penjelasannya.













