banner 728x250

Akses Pulang Tertutup Air Laut, 2 Bule Rusia Terperangkap di Tebing Curam Badung

Proses evakuasi dua orang WNA asal Rusia yang terjebak air pasang di Pantai Padang-padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (31/5/2026) dinihari.(Basarnas Bali.)

ABNnews – Dua orang warga negara asing (WNA) asal Rusia dilaporkan terperangkap di atas tebing curam kawasan Pantai Padang-padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Keduanya terjebak di medan ekstrem tersebut setelah akses jalan pulang mereka tertutup total oleh sapuan air laut yang sedang pasang.

Kedua wisatawan tersebut diketahui masing-masing berinisial SAA (22) dan KKE (23). Beruntung, setelah melalui proses penyelamatan yang menegangkan, mereka akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Minggu (31/5/2026) dini hari dalam kondisi selamat.

Peristiwa ini bermula saat kedua bule Rusia tersebut tengah asyik berjalan menyusuri keindahan bibir pantai pada Sabtu (30/5/2026) sore sekitar pukul 17.00 Wita. Apes, lantaran terlalu larut dalam suasana, mereka tidak menyadari jika air laut perlahan mulai naik.

Seiring merangkaknya malam, ketinggian air laut terus bertambah drastis hingga menutup total satu-satunya jalur berpasir yang sebelumnya mereka lalui untuk kembali pulang.

Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu, mengungkapkan bahwa operasi penyelamatan akhirnya berhasil dilakukan pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

“Berdasarkan pertimbangan di lapangan, mempertimbangkan keselamatan tim dan keselamatan korban, sekitar pukul dua dini hari korban berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat,” kata Wahyu dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).

Awalnya, Kantor Basarnas Bali menerima laporan darurat terkait insiden tersebut pada Sabtu malam pukul 21.20 Wita dari seorang pelapor bernama Wedi.

Usai menerima laporan, Basarnas langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Balawista serta Polsek Kuta Selatan, lalu menerjunkan tujuh personel rescue ke lokasi sekitar pukul 21.30 Wita.

Tim SAR tiba di Pantai Padang-padang pada pukul 22.05 Wita dan langsung menggelar operasi pencarian. Berbekal titik koordinat yang sempat dikirimkan oleh korban, posisi kedua warga asing yang ketakutan tersebut berhasil diendus petugas sekitar satu jam kemudian.

Kendati posisi korban sudah berhasil dipetakan, proses evakuasi di lapangan sempat terkendala medan yang sangat ekstrem. Kedua korban terperangkap di area tebing curam yang dikelilingi bebatuan karang tajam, ditambah kondisi penerangan di lokasi yang sangat minim.

Selama menunggu proses penjemputan, petugas memastikan kedua korban berada di lokasi yang aman dari jilatan ombak dan terus membuka jalur komunikasi dengan tim SAR.

Setelah melakukan penyisiran medan yang berbahaya, petugas akhirnya memutuskan menggunakan teknik evakuasi ketinggian (high angle rescue).

Seorang personel diturunkan menggunakan tali dari atas tebing ke lokasi korban, lalu mengevakuasi mereka satu per satu menuju tempat yang aman.

Operasi penyelamatan yang menguras peluh ini melibatkan sinergi dari tujuh personel Basarnas Denpasar, tiga personel Polairud Polresta Denpasar, dua anggota Balawista, serta mendapat bantuan dari rekan korban dan masyarakat setempat.

Setelah berhasil dievakuasi ke atas tebing, kedua wisatawan asal Rusia tersebut dipastikan selamat tanpa cedera serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *