banner 728x250

Sabu Jaringan Aceh-Bogor Senilai Miliaran Rupiah Digagalkan, Ternyata Disetir Oknum Aparat

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba golongan I jenis sabu dalam jumlah fantastis di wilayah Bogor, Jawa Barat. Operasi senyap yang berlangsung subuh murni pada Selasa (19/5/2026) sekira pukul 04.00 WIB ini membongkar keterlibatan mengejutkan dari seorang oknum anggota TNI yang nekat menjadi bagian dari sindikat kurir lintas Sumatra jaringan Aceh. (Warta Kota/Miftahul Munir)

ABNnews – Badan Narkotika Nasional (BNN) sukses menggagalkan penyelundupan narkotika kelas kakap jaringan Aceh-Bogor.

Dalam operasi senyap yang digelar pada Selasa (19/5/2026) subuh sekitar pukul 04.00 WIB, petugas menciduk kurir yang kedapatan membawa puluhan kilogram sabu siap edar.

Mirisnya, dari tiga orang pelaku yang diringkus, salah satunya teridentifikasi sebagai oknum anggota TNI aktif yang ikut mengawal barang haram tersebut masuk ke wilayah Bogor.

Plt. Deputi Bidang Pemberantasan BNN Roy Hardi Siahaan membeberkan, penangkapan ini merupakan hasil dari pembuntutan panjang lintas provinsi yang dilakukan oleh tim pemberantasan BNN.

“Kami berhasil men-surveillance dari Aceh sampai ke wilayah Bogor terkait dengan satu kendaraan yang diikuti oleh beberapa orang yang di antaranya adalah anggota TNI atau oknum-oknum TNI,” ungkap Roy Hardi Siahaan di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (19/5/2026).

Aksi penyergapan dramatis terjadi tepat pada pukul 04.00 WIB. Petugas gabungan yang sudah mengunci pergerakan target langsung mengepung para pelaku saat mereka sedang sibuk menurunkan muatan di sebuah kawasan di Bogor.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, petugas mengamankan tiga orang tersangka, masing-masing berinisial TA, Y, dan I. Tak hanya itu, petugas dibuat melongo setelah mendapati puluhan bungkus kemasan teh China berwarna hijau yang ternyata berisi sabu.

“Barang bukti yang diletakkan oleh pelaku ada di kompartemen bagian belakang sebuah kendaraan Pajero putih. Jadi dimasukkan di kompartemen bagian belakang itu sebanyak 29 kilo. Jadi ada 29 bungkus narkotika jenis sabu,” urai Roy.

Terkait adanya keterlibatan unsur militer, pihak BNN menegaskan tidak akan tebang pilih dan langsung mengambil langkah cepat berkoordinasi dengan pihak Detasemen Polisi Militer (Denpom).

Roy memastikan, oknum TNI tersebut tidak sekadar tahu, melainkan terlibat langsung secara aktif dalam proses distribusi narkoba di dalam mobil mewah tersebut.

“Yang bersangkutan memang oknum anggota TNI. Keterlibatannya adalah dia ikut langsung berada di dalam mobil Pajero tersebut. Sehingga kami simpulkan bahwa yang bersangkutan adalah pengedar,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, 29 kilogram sabu asal jaringan Sumatra tersebut rencananya akan dipecah dan diedarkan secara masif ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *