banner 728x250
Dunia  

Kirim Video SOS, Jurnalis RI yang Ditangkap Militer Israel: Sampaikan ke Pemerintah, Saya Diculik Israel!

Sembilan WNI ditangkap Israel dalam pelayaran Global Sumud Flotilla 2026. (globalsumudflotilla.or)

ABNnews – Kabar buruk datang dari misi kemanusiaan dunia untuk Palestina. Dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono alias Abeng dan Thoudy Badai, dilaporkan ditangkap oleh militer Israel (IDF).

Keduanya dicegat saat menumpang kapal bagian dari armada Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 menuju Jalur Gaza.

Selain dua jurnalis tersebut, terdapat tujuh warga negara Indonesia (WNI) lainnya yang ikut ditawan dalam pelayaran tersebut. Pihak Republika pun mengutuk keras aksi sepihak militer zionis ini.

“Para relawan datang bukan membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina yang selama berbulan-bulan menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi tanpa henti,” tegas Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, dalam pernyataan resminya, Senin (18/5/2026) petang.

“Dalam rombongan terdapat sembilan relawan asal Indonesia, termasuk dua jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai yang menjalankan tugas jurnalistik dan kemanusiaan. Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami,” sambung Andi.

Sinyal darurat berupa rekaman video SOS sempat dikirimkan oleh Bambang Noroyono alias Abeng sesaat setelah kapal yang mereka tumpangi diintersepsi oleh tentara Israel di siang bolong. Pengiriman video ini menjadi penanda bahwa komunikasi mereka telah diputus paksa.

Dalam video singkat yang beredar di media sosial tersebut, Abeng meminta bantuan agar pesan ini sampai ke telinga pemerintah Indonesia.

“Jika Anda menemukan video ini mohon disampaikan kepada pemerintah Republik Indonesia bahwa saya saat ini dalam penculikan tentara Israel. Saya mohon agar pemerintah Republik Indonesia membebaskan saya dari penculikan tentara penjajahan Zionis Israel,” ujar Abeng dalam rekaman video tersebut.

Daftar 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

Berdasarkan data resmi dari akun Instagram Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), berikut adalah identitas lengkap sembilan WNI yang berada di dalam kapal tersebut:
1. Bambang Noroyono (Jurnalis Republika)

2. Thoudy Badai (Jurnalis Republika)

3. Herman Budianto Sudarsono

4. Ronggo Wirasanu

5. Andi Angga Prasadewa

6. Aras Asad Muhammad

7. Hendro Prasetyo

8. Andre Prasetyo Nugroho

9. Rahendro Herubowo


Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mendapatkan pernyataan resmi dan langkah diplomasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terkait penangkapan para WNI ini.

Dicegat 4 Kapal Perang di Lepas Pantai Siprus

Aksi pencegatan ini tidak hanya menyasar relawan Indonesia. Militer Israel dilaporkan menangkap setidaknya 100 aktivis kemanusiaan dari berbagai belahan dunia.

Koalisi Global Sumud Flotilla menyatakan armada mereka dikepung oleh empat kapal perang Israel di lepas pantai Siprus. Pasukan IDF kemudian menaiki kapal pertama dan memerintahkan seluruh nakhoda untuk mematikan mesin kapal.

Media lokal Israel melaporkan, seluruh aktivis dan jurnalis yang ditangkap akan diseret menuju Pelabuhan Ashdod, pelabuhan terbesar di Israel, setelah operasi militer selesai dilakukan.

Sebagai informasi, armada Global Sumud ini membawa misi menembus blokade udara dan laut Israel di Gaza yang sudah berlangsung sejak 2007. Rombongan ini terdiri dari 54 kapal bantuan yang bertolak dari distrik Marmaris, pesisir Mediterania Türkiye, pada Kamis lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *