Jelang Konferensi Pers 3 Mega Korupsi, Polda Metro Jaya Diperketat, Ada Apa?

Personel Brimob bersenjata laras panjang bersiaga di Mapolda Metro Jaya jelang konferensi pers tiga kasus dugaan korupsi besar, Jumat (10/7/2026). (Foto: Yuwantoro Winduajie)

ABNnews – Penjagaan super ketat tiba-tiba terlihat di sekitar Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026) sore.

Pengetatan pengamanan berlapis hingga pengerahan personel Brigade Mobil (Brimob) bersenjata laras panjang ini rupanya dilakukan menjelang konferensi pers besar terkait perkembangan penyidikan tiga kasus mega korupsi.

Pantauan di lokasi pukul 16.34 WIB, sejumlah personel Brimob tampak bersiaga di berbagai titik strategis mengelilingi gedung. Petugas melakukan penjagaan ketat mulai dari akses masuk utama hingga di sekitar lokasi konferensi pers.

Dari kejauhan, sejumlah petugas terlihat hilir mudik melakukan persiapan akhir. Berbagai barang bukti yang akan ditampilkan kepada publik juga mulai ditata rapi di area yang telah disiapkan.

Konferensi pers yang dijaga ketat ini dijadwalkan untuk mengumumkan perkembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang tengah ditangani oleh aparat penegak hukum.

Ada tiga klaster mega korupsi yang menjadi sorotan utama dalam agenda rilis sore ini:

* Kasus Pasokan Batu Bara: Dugaan korupsi dalam pasokan batu bara yang diduga kuat menjadi pemicu peristiwa mati listrik massal (blackout).


* Kasus PT Asabri: Perkembangan terbaru terkait perkara korupsi yang berkaitan dengan PT Asabri.


* Kasus TPPU Krakatau Steel: Dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang berkaitan dengan PT Krakatau Steel.


Hingga berita ini diturunkan, persiapan di Gedung Promoter masih terus berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat bersenjata lengkap guna memastikan jalannya rilis perkara kakap ini berjalan aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *