banner 728x250

Menatap Masa Depan KEK Lido: Jadi Instrumen Strategis Penarik Investasi dan Lapangan Kerja

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Lido di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-MSIN

ABNnews – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido terus diperkuat sebagai instrumen strategis Pemerintah dalam menarik arus investasi, membuka lapangan kerja baru, serta mempercepat laju pertumbuhan ekonomi baik di tingkat nasional maupun daerah.

Di tengah berbagai tantangan global yang masih membayangi, Pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan tata kelola kawasan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada para pelaku usaha.

Pesan penting tersebut digaungkan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, saat melantik Kepala Bagian Pengawasan dan Pengendalian di KEK Lido yang baru di Jakarta, Senin (9/6/2026). Langkah penyegaran struktural ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak stabilitas ekonomi makro.

“Selamat atas tugas dan amanat yang baru selaku Kepala Bagian Pengawasan dan Pengendalian di KEK Lido. Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, seluruh penugasan kita harus diarahkan untuk menjaga agar perekonomian Indonesia tetap tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Susiwijono.

Dalam forum yang sama, Sesmenko Susiwijono membedah secara gamblang rentetan tantangan berat yang tengah mengadang perekonomian domestik.

Beberapa isu krusial yang disorot tajam antara lain tingginya volatilitas ketidakpastian global, dinamika fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga guncangan di pasar keuangan.

Kondisi pelik ini menuntut perhatian bersama dan kesiapan penuh dari jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK. Pasalnya, kedua instansi ini memegang peran krusial sebagai pilar penyokong tercapainya target berbagai indikator ekonomi nasional.

Lebih lanjut, Susiwijono menjabarkan bahwa KEK didesain sebagai pemantik utama dalam mendongkrak pundi-pundi penerimaan negara sekaligus pemerataan ekonomi regional.

Oleh sebab itu, seluruh jajaran pengelola KEK diharapkan terus memperkuat kinerja operasional, membuang ego birokrasi, dan mempercepat perluasan pengembangan kawasan agar manfaat ekonomi yang dihasilkan semakin optimal.

Sebagai informasi, KEK Lido yang berbasis di Bogor, Jawa Barat, telah resmi beroperasi sejak tahun 2022. Hingga saat ini, kawasan tersebut terus menggenjot proses pengembangan infrastruktur dan zona pariwisata terintegrasi guna meningkatkan kontribusinya terhadap realisasi investasi nasional.

Mengingat core bisnis KEK Lido berada di sektor pariwisata, lompatan pengembangannya diyakini bakal memberikan multiplier effect bagi perekonomian warga lokal sekaligus memperkokoh daya tarik investasi Indonesia di mata dunia.

“Tugas teman-teman di KEK menjadi sangat penting untuk terus mendorong kinerja kawasan, khususnya dalam menarik investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kontribusi terhadap PDB nasional maupun PDRB di masing-masing daerah,” pungkas Susiwijono menutup arahannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *