banner 728x250

Membangun Papua Adalah Keharusan! Telkom Group Buka ‘Pintu’ Internet Dunia dari Timur Indonesia

Direktur Utama TelkomGroup Dian Siswarini (jilbab merah) bersama Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo (tengah) dan Direktur Wholesale dan International Service TelkomGroup Budi Satria Dharma Purba ( ujung kanan) saat melakukan konfrensi pers usai peresmian Kabel Laut Pukpuk di Kota Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026). (ANTARA/Qadri Pratiwi)

ABNnews – Langkah besar diambil TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas di Bumi Cendrawasih. Proyek kabel bawah laut yang menghubungkan Jayapura dengan Papua Nugini resmi beroperasi. Langkah strategis ini disebut-sebut bakal membuka pintu lebar bagi Papua untuk terhubung langsung dengan jaringan global.

Direktur Utama TelkomGroup, Dian Siswarini, menegaskan bahwa Kabel Laut Pukpuk ini bukan sekadar urusan kabel biasa. Keberadaannya menghubungkan Papua dengan jaringan dunia demi mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Usai meresmikan Kabel Laut Pukpuk di Kota Jayapura, Jumat (8/5/2026), Dian Siswarini menyebut bahwa proyek ini menghubungkan Jayapura langsung ke panggung dunia. Sebagai BUMN, Telkom merasa punya mandat untuk meratakan infrastruktur di seluruh pelosok negeri.

“Kami harus membantu pemerintah membangun infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia. Membangun Papua itu bukan pilihan, tetapi sebuah keharusan,” tegas Dian.

Peningkatan konektivitas ini diyakini bakal menjadi bahan bakar bagi ekonomi lokal, mulai dari UMKM, pendidikan, hingga layanan kesehatan di Tanah Papua.

Fakta menarik lainnya diungkap oleh Direktur Wholesale dan International Service TelkomGroup, Budi Satria Dharma Purba. Sistem kabel laut Pukpuk merupakan kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang secara langsung menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini.

Landing station di Jayapura yang dioperasikan oleh Telin kini menjadi gerbang utama menuju Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini. Aliran kapasitasnya bahkan tersambung dari kabel internasional SEA-US menuju provinsi terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo.

Selama ini, konsentrasi kabel internasional di Indonesia lebih banyak menumpuk di Batam yang mengarah ke Singapura. Namun, lewat Pukpuk Cable, Jayapura kini diperkuat sebagai hub baru akses global di kawasan timur Indonesia.

“Pembangunan Pukpuk Cable juga menjadi bagian dari penataan sistem kabel laut nasional yang mencakup empat gerbang utama, yakni Batam, Kupang, Manado, dan Jayapura,” ujar Budi.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi penuh antara Telin dan PNG DataCo. Meski pembangunannya sudah siap sejak tahun lalu, kabel ini baru diresmikan setelah menyelesaikan seluruh proses perizinan. Kini, akses internet yang lebih ngebut dan pertukaran informasi antarnegara siap dinikmati oleh kedua negara tetangga tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *