ABNnews – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mulai bersiap menghadapi gelombang balik Lebaran 2026.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, memprediksi puncak arus balik tahun ini akan jatuh pada Kamis, 2 April 2026. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 27.009 penumpang diproyeksikan bakal memadati armada PELNI dalam satu hari tersebut.
“Puncak arus balik kami prediksi terjadi pada 2 April 2026 dengan proyeksi sebanyak 27.009 penumpang,” ujar Ditto di Jakarta, Senin (23/3/2026).
171 Ribu Tiket Sudah Ludes Terjual
Antusiasme masyarakat untuk balik via jalur laut terpantau sangat tinggi. Per Senin (23/3), PELNI mencatat sebanyak 171.438 tiket untuk periode arus balik (23 Maret hingga 6 April 2026) sudah ludes terjual.
Guna menjaga kelancaran, PELNI telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari penguatan koordinasi lintas sektor hingga penambahan personel pelayanan dan tenaga pengamanan di lapangan.
“Kami pastikan armada laik melaut. Kami mengimbau pemudik yang belum punya tiket untuk segera memesan melalui kanal resmi agar terhindar dari risiko kehabisan kuota atau tiket tidak resmi (ilegal),” tegas Ditto.
Komitmen ‘Zero Accident’ di Laut
Dalam operasionalnya, PELNI tetap mengedepankan prinsip safety first dan zero accident. Para penumpang juga diingatkan untuk selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal serta menjaga kebersihan selama perjalanan.
“Kami selalu utamakan keamanan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan safety first, zero accident, dan service excellent,” tambahnya.
Ditto memastikan kru kapal siap melayani dengan sepenuh hati jika ada penumpang yang membutuhkan bantuan selama pelayaran berlangsung.
Jangkau Pelosok hingga Kapal Ternak
Sebagai informasi, PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan. Tak hanya itu, PELNI juga mengelola 30 trayek kapal perintis yang menjadi tulang punggung mobilitas warga di wilayah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan).
Secara total, kapal perintis PELNI menyinggahi 229 pelabuhan dengan ribuan rute. Di sektor logistik, PELNI mengoperasikan delapan trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.
Sebelumnya, PELNI sukses melayani 316 ribu penumpang selama periode arus mudik (6-22 Maret 2026). Dengan performa tersebut, BUMN pelayaran ini optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1447 H akan berjalan aman dan andal hingga arus balik usai.













