banner 728x250

Bukan Sekadar Ibu, Ini Cara Perempuan Tetap Waras dan Produktif ala PLN EPI

PLN EPI menghadirkan Nucha Bachri CEO dan Co-Founder Parentalk.id serta Olphi Disya Arinda, M.Psi mengulas pengelolaan peran ibu dan profesional dari perspektif psikologis dan pr (DOK. PLN EPI)

ABNnews – Dalam rangka memperingati Hari Ibu 2025, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama Srikandi dan Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN EPI menggelar seminar bertema penguatan peran perempuan.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Centennial Tower, Jakarta, dan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari pegawai perempuan atau Srikandi PLN EPI Grup serta anggota PIKK.

Seminar tersebut mengusung tema “Beyond The Balance: Mengoptimalkan Peran Menjadi Ibu, Menjadi Profesional, Menjadi Diri Sendiri”. Melalui tema ini, PLN EPI mendorong perempuan untuk tetap sehat secara mental, produktif, dan berdaya di tengah berbagai peran yang dijalani.

Acara dikemas dalam bentuk talkshow yang menghadirkan CEO dan Co-Founder Parentalk.id, Nucha Bachri, serta psikolog Olphi Disya Arinda, M.Psi. Keduanya mengulas pengelolaan peran ibu dan profesional, baik dari sisi psikologis maupun praktik keseharian.

“Semua peran itu penting dan saling mendukung. Menjaga kestabilan diri, pikiran, dan energi menjadi kunci agar perempuan bisa menjalani perannya secara berkelanjutan,” ujar Nucha dalam sesi diskusi.

Senada, Disya menekankan bahwa tantangan utama perempuan bukan terletak pada banyaknya peran yang dijalani, melainkan konflik antarperan tersebut.

“Kesadaran akan kapasitas diri, baik secara fisik maupun emosional, menjadi kunci agar setiap peran dapat dijalani secara sehat,” jelasnya.

Ketua Srikandi PLN Energi Primer Indonesia yang juga Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati, menegaskan bahwa Srikandi PLN EPI secara konsisten menghadirkan berbagai program yang berfokus pada penguatan perempuan secara holistik.

Menurut Erma, program-program tersebut mencakup peningkatan kompetensi perempuan, kesejahteraan ibu dan anak, hingga dukungan terhadap kesehatan mental.

“Kami mendorong kepedulian terhadap kesehatan, edukasi anak, aksi lingkungan, serta penciptaan lingkungan kerja yang aman dan saling menghargai. Ini adalah bentuk dukungan nyata agar perempuan dapat bertumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Srikandi PLN EPI yang juga Direktur Manajemen Human Capital & Administrasi PLN EPI, Dedeng Hidayat, menilai peringatan Hari Ibu menjadi momentum strategis untuk mengapresiasi sekaligus memperkuat peran perempuan dalam organisasi.

“Kegiatan ini menegaskan bahwa peran perempuan merupakan kebutuhan strategis perusahaan. Ketangguhan, kecerdasan, dan dedikasi para Srikandi menjadi faktor penting dalam keberhasilan serta keberlanjutan organisasi,” kata Dedeng.

Melalui kegiatan ini, PLN Energi Primer Indonesia berharap dapat memperkuat kepercayaan diri, resiliensi, serta kesejahteraan mental perempuan pekerja. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan peningkatan produktivitas dan keberlanjutan organisasi.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen PLN EPI dalam mendukung kesetaraan gender, pengembangan talenta perempuan, serta penciptaan lingkungan kerja yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *