ABNnews – Berita duka datang dari keluarga besar TNI dan panggung politik nasional. Mantan Panglima TNI sekaligus mantan Menko Polhukam, Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto (AS), meninggal dunia pada Sabtu (24/10/2026) malam.
Kabar duka wafatnya tokoh militer senior TNI Angkatan Laut tersebut dikonfirmasi langsung oleh akun Instagram resmi Koarmada RI, @koarmada_ri.
Dalam hantaran di media sosialnya, Koarmada RI mengunggah foto ucapan belasungkawa mendalam atas kepergian Panglima TNI ke-14 tersebut.
“Pangkoarmada RI Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto Panglima Tentara Nasional Indonesia Ke-14,” tulis akun @koarmada_ri, Minggu (25/10/2026).
Koarmada RI juga turut memanjatkan doa terbaik bagi almarhum yang telah mengabdikan hidupnya demi bangsa dan negara.
“Teriring doa, semoga husnul khotimah, mendapatkan rahmat dan maghfiroh dari Allah Subhanahu Wata’ala. Aamiin Yaa Rabbal Alamin,” lanjutnya.
Pria kelahiran Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944 ini mencatatkan sejarah penting dalam perjalanan militer Indonesia. Widodo AS diangkat menjadi Panglima TNI periode 1999–2002 oleh Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menggantikan Jenderal Wiranto.
Serah terima jabatan (sertijab) Panglima TNI digelar di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada 4 November 1999.
Anak ke-4 dari pasangan Adi Sutjipto dan Siti Fatonah ini merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1968. Masa baktinya sebagai Panglima TNI berakhir pada 18 Juni 2002 dan dilanjutkan oleh Jenderal TNI Endriartono Sutarto.
Usai purna tugas di Markas Besar TNI, karier suami Sri Murniati ini kian cemerlang di kancah pemerintahan sipil. Pada masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Widodo AS ditunjuk menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) periode 21 Oktober 2004 hingga 22 Oktober 2009 menggantikan Hari Sabarno.
Di tengah masa jabatannya sebagai Menko Polhukam, ia sempat memegang posisi strategis sebagai Menteri Dalam Negeri ad-interim pada 2 April–29 Agustus 2007.
Selepas menjabat Menko Polhukam, Widodo AS dipercaya menjadi Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara ad-interim pada 1–22 Oktober 2009. Rekam jejak pengabdiannya berlanjut saat ia diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Pertahanan dan Keamanan periode 2010–2014.












