Kebakaran di Sawah Besar Jakarta Pusat, 21 Mobil Damkar Dikerahkan

ABNnews –Sebuah rumah semi permanen yang difungsikan sebagai rumah kos di Jalan Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat dilanda kebakaran pada Sabtu (23/10).

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan 21 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 84 personel untuk memadamkan si jago merah tersebut.

Laporan kebakaran tersebut diterima sekitar pukul 13.30 WIB. Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut. Setelah berjibaku selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Triyanto, mengatakan bahwa pengerahan puluhan unit kendaraan dan personel dilakukan untuk menangani kebakaran yang melanda bangunan semi permanen tersebut.

“Jenis Bangunan rumah semi permanen. pengerahan keseluruhan unit dan personil, 21unit dengan 84 personil,” jelas Triyanto dalam keterangan, Sabtu (24/10/2026), dilansir dari Kongkrit.com

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat kepulan asap hitam disertai api yang semakin membesar dari sebuah rumah kos di kawasan Jalan Gunung Sahari.

Temuan tersebut kemudian menjadi awal diketahuinya kebakaran yang melanda bangunan tersebut. Petugas Gulkarmat Jakarta Pusat selanjutnya melakukan penanganan di lokasi untuk mengendalikan api agar tidak terus meluas.

Proses pemadaman berlangsung hingga kobaran api berhasil dikendalikan. Meski demikian, penyebab munculnya api belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Dalam kejadian tersebut, sebanyak 10 orang yang berasal dari lima kepala keluarga (KK) tercatat terdampak kebakaran. Data tersebut menjadi bagian dari pendataan dampak insiden yang dilakukan oleh pihak terkait.

Hingga keterangan disampaikan, penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui faktor yang memicu munculnya api di bangunan semi permanen tersebut.

“Penyebab kebakaran dalam proses penyelidikan,” imbuhnya.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di bangunan hunian semi permanen dan rumah kos.

Pemeriksaan instalasi listrik, penggunaan peralatan secara aman, serta kesiapsiagaan penghuni menjadi sejumlah langkah yang dapat membantu mengurangi risiko kebakaran di lingkungan tempat tinggal.

Nadzar Lendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *