ABNnews – Ledakan keras mengguncang kawasan pertokoan San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Surabaya Timur, Selasa (6/10/2026) pukul 07.11 WIB.
Dahsyatnya guncangan tersebut mengakibatkan sedikitnya 39 bangunan ruko porak-poranda dan lima orang korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa mencekam itu terjadi tepat saat aktivitas pagi warga sekitar baru dimulai. Suara dentuman yang terdengar membahana mendadak membuat warga di sekitar lokasi panik dan berhamburan keluar bangunan.
Sejumlah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan pemandangan memprihatinkan pascaledakan. Material puing bangunan berserakan menutupi badan jalan, sementara belasan kendaraan yang terparkir di sekitar area lokasi ikut penyok dan rusak dihantam serpihan.
Dampak kerusakan fisik pada pertokoan terbilang parah. Dinding beberapa ruko tampak jebol hingga bagian dalam bangunan terbuka lebar dan hancur tak berbentuk akibat kuatnya daya ledak.
Petugas gabungan dari kepolisian, pemadam kebakaran, hingga tim medis langsung meluncur ke lokasi kejadian usai menerima laporan. Selain mengevakuasi para korban, petugas menyisir seluruh area pertokoan guna memastikan keamanan kawasan.
Berdasarkan data data awal dari lokasi, dilaporkan setidaknya ada 39 ruko yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan, serta lima orang warga menderita luka-luka.
“Petugas masih terus melakukan pendataan mendalam untuk memastikan tingkat kerusakan pada setiap bangunan dan memantau kondisi korban,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Dugaan awal mengarah bahwa pusat ledakan berasal dari salah satu ruko di dalam kompleks pertokoan tersebut. Meski demikian, titik pasti sumber ledakan masih dalam proses penyisiran dan sterilisasi oleh tim ahli.
Hingga saat ini, pemicu pasti di balik ledakan hebat di Pakuwon City San Antonio Surabaya tersebut belum bisa disimpulkan. Jajaran kepolisian masih menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan bukti-bukti di lapangan guna mengungkap penyebab utama insiden ini.












