Atsar dari Hasan Al-Basri ini menyingkap tolok ukur cinta ilahi yang termanifestasi dalam kemanfaatan sosial (nafi’un li ghairihi). Puncak kemuliaan seorang hamba di sisi Allah bukan semata-mata diukur dari kesalehan ritual yang bersifat pribadi, melainkan ketika Allah memilih dan mempercayakan dirinya sebagai wasilah kebaikan: tangan yang menyalurkan rezeki, lisan yang memancarkan cahaya ilmu, serta hati yang lapang menjadi jalan keluar bagi kesulitan hamba-hamba-Nya.
Jadilah Wasilah Kebaikan
Read Also
Recommendation for You

Related News Tipu Daya Iblis Gemar Menebar Kebaikan Paling Dicintai Allah Kekayaan Agung Mental Kaya…











